ASN Pakpak Bharat Peduli Musibah Di Palu Dan Donggala

Posted by on Oct 13, 2018 | Leave a Comment

Para ASN Pakpak Bharat saat memberikan tali asih buat para korban musibah di Palu dan Donggala.(MP/K.Meka)

Para ASN Pakpak Bharat saat memberikan tali asih buat para korban musibah di Palu dan Donggala.(MP/K.Meka)

Pakpak Bharat- KoranAntiKorupsi Acara senam pagi bersama yang rutin dilaksanakan oleh para ASN Pemkab Pakpak Bharat pada setiap Jumat di Lapangan Apel, kali ini tidak hanya diisi dengan Apel Gabungan, tetapi juga pengumpulan donasi pada Jumat (5/10) PAGI, bagi korban gempa dan tsunami yang terjadi baru-baru ini di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya kota Palu dan kabupaten Donggala.

Tampak para ASN menunjukkan keprihatinan sebagai bentuk solidaritas dan empati bagi saudara-saudari kita yang tertimpa musibah. Selain itu dilakukan inisiatif pengumpulan sumbangan dari masing-masing OPD untuk nanti dikolektifkan dan akan diserahkan kepada yang berhak.

Sekda, Sahat Banurea, yang bertindak selaku Pembina Apel juga mengingatkan para ASN serta peserta senam pagi agar tidak hanya memberikan donasi tetapi juga menyertakan doa kepada saudara-saudari kita yang tertimpa musibah.

“Telah lebih seribu orang meninggal dunia akibat musibah yang menimpa wilayah Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, Kabupaten Poso, Kabupaten Toli-toli dan Kabupaten Mamuju di Sulawesi Tengah. Duka mendalam bagi kita bangsa Indonesia, karena tidak hanya korban jiwa, tetapi belasan ribu orang menjadi pengungsi dan ribuan rumah beserta infrastruktur ikut rusak. Mari kita doakan agar saudara-saudari kita di sana diberi ketabahan”, ucapnya.

Sebagai review, gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah ini terjadi pada tanggal 28 September 2018 dengan kekuatan 7,4 SR dan memicu tsunami setinggi 1-4 meter, serta paling tidak terjadi 254 kali gempa susulan. Berdasarkan data dari BNPB, tercatat sampai dengan kemarin jumlah korban jiwa mencapai 1.424 orang yang tersebar di beberapa titik, yaitu 1.203 di Palu, 144 Donggala, 64 Sigi, 12 Parigi Moutong, dan seorang di Pasang Kayu. (Pb.01)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here