Berkas KM Sinar Bangun Dikembalikan Kejatisu

Posted by on Jul 16, 2018 | Leave a Comment

Medan – KoranAntiKorupsi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengembalikan berkas perkara empat tersangka kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Tiga Ras, Kabupaten Simalungun kepada penyidik Polda Sumut. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian di Medan, Kamis (12/7), mengatakan berkas perkara yang dilimpahkan ke jaksa itu belum memenuhi syarat dan masih banyak terdapat kekurangan. Sehubungan dengan itu, menurut dia, penyidik Polda Sumut harus segera melengkapi berkas perkara tersebut.

“Jadi berkas perkara itu, belum lengkap atau P-18.Jaksa, saat ini menunggu kelengkapan kekurangan berkas perkara tersangka,” ujar Sumanggar.

Ia mengatakan, kekurangan itu terdiri atas syarat formil dan materil yangharus dipenuhi oleh panyidik dari institusi Kepolisian. “Syarat yuridis tersebut harus sesuai dengan ketentuan undang-undang,” kata mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu.

Sumanggar menambahkan, berkas perkara keempat tersangka yang dikembalikan itu untuk berinisial TS (nakhoda KM Sinar Bangun) dan KN pegawai honor Dishub Samosir yang menjadi anggota Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Samosir.

“Selanjutnya, FP, pegawai negeri sipil Dishub Samosir, dan RD, Kabid Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan Dishub Samosir,” kata Juru Bicara Kejati Sumut itu.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggilan juga membenarkan dipulangkannya berkas empat tersangka tenggelamnya KM Sinar Bangun oleh Kejaksaan. “Benar infonya dipulangkan, tapi berkas belum sampai ke Poldasu,” kata Nainggolan.

Saat ini lanjutnya, penyidik sedang menjemput bola datang ke jaksa untuk koordinasi masalah tersebut, apa petunjuknya dan kekurangannya dalam berkas tersebut untuk dilengkapi.

Penyidik Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, telah melimpahkan berkas perkara tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Kabupaten Simalungun ke Kejaksaan Tinggi Sumut, Senin (2/7).

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, Rabu (4/7) mengatakan kempat tersangka itu, dijerat melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran jo Pasal 359 KUH Pidana dengan hukuman 10 tahun denda Rp1,5 miliar.

Sebelumnya, Kapal kayu KM Sinar Bangun mengangkut ratusan penumpang tenggelam sekitar satu mil dari dermaga Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

KM Sinar Bangun mengalami musibah akibat pengaruh cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak cukup besar. Hingga kini, tercatat 21 penumpang KM Sinar Bangun ditemukan selamat dan tiga orang meninggal dunia, yakni Tri Suci Wulandari, Aceh Tamiang, Fahrianti (47) warga Jalan Bendahara Kelurahan Pujidadi Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai dan Indah Yunita Saragih (22) warga P.Sidamanik. Sedangkan, 164 penumpang lainnya dinyatakan hilang dan tidak dapat diangkut jasadnya dari Danau Toba dengan kedalaman 450 meter. (DA)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here