Bimtek Gerakan Menuju 100 Smart City Mendorong ASN Berfikir Cerdas

Posted by on Jul 16, 2018 | Leave a Comment

Medan – KoranAntiKorupsi Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si diwakili Sekda Ir. H. Syaiful Bahri Lubis, membuka Bimbingan Teknis Tahap I Gerakan Menuju 100 Smart City Kota Medan, Senin  (9/7) di Hotel Grand Kanaya.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas terlaksananya bimtek yang merupakan upaya untuk mendorong ASN memahami tupoksi yang berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknokogi, khususnya dalam mempersiapkan Medan menuju smart city.

Menurut Wali Kota, dalam upaya menjadikan Medan sebagai kota masa depan dan berkelas dunia, sangat diperlukan penerapan smart city agar pelayanan menjadi lebih baik, cepat, dan transparan, dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Wali Kota mengatakan, Pemko Medan sudah berbenah untuk menjadikan Medan sebagai kota pintar, di antaranya dengan telah diterapkannya e-government, aplikasi Medan Smart City berbasis Android, juga pemanfaatan transportasi berbasis digital web.

Wali Kota menambahkan, Gerakan Menuju 100 Smart City tentunya mempunyai tantangan, terutama minimnya kualitas SDM yang masih belum terampil dalam kemajuan teknologi. Karena itulah, bimtek ini diharapkan dapat memberikan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dan mendorong ASN berpikir cerdas dalam mewujudkan smart city.

“Ikutilah bimtek ini dengan serius sampai selesai sehingga kegiatan ini bermanfaat bagi kita dalam mewujudkan Medan Smart City,” pesan Wali Kota.

Sedangkan bertindak sebagai narasumber, sebut Zain Noval, adalah perwakilan Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dwi Elfrida Simanungkalit, serta akademisi dari Universitas Gajah Mada, Prof. Ahmad Junaidi.

Zain Noval juga menyampaikan, Dinas Kominfo terus melakukan  inovasi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Dia menyebutkan, Pemko Medan melalui Dinas Kominfo telah membangun Data Centre yang berfungsi membantu pimpinan dalam membuat rumusan kebijakan pembangunan.

Data  Centre ini, lanjut Zain Noval, sudah mulai terintegrasi dengan beberapa organisasi perangkat daerah, di antaranya Bappeda, Dispenda, dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.  Dia juga mengatakan, pada 2018 ini diusahakan terintegrasi pada seluruh instansi di lingkungam Pemko Medan.

Pada acara pembukaan itu, perwakilan Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dwi Elfrida Simanungkalit, juga menyampaikan apresiasi pada kegiatan bimtek yang digelar Dinas Kominfo Medan ini.

Dia menilai, bimtek ini merupakan langkah tepat untuk mengasah keterampilan aparatur agar dapat mendukung terwujudnya smart city. “Smart city yang memanfaatkan teknologi informasi akan menjadikan kota layak huni, nyaman, mudah, sehat, aman, dan berkelanjutan,” ucapnya seraya menyampaikn ucapan selamat kepada Pemko Medan yang telah terpilih sebagai salah kota percontohan penerapan smart city. (VIN)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here