Bupati : Tanpa Buruh Pengusaha Akan Rapuh dan Lumpuh

Posted by on May 08, 2017 | Leave a Comment

BUPATI Sergai Ir.H.Soekirman didamping Wabup Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto,SH,SIK,MH dan Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST menerima Surat Pernyataan Sikap Tuntutan Buruh.

BUPATI Sergai Ir.H.Soekirman didamping Wabup Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP Eko
Suprihanto,SH,SIK,MH dan Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST menerima Surat Pernyataan
Sikap Tuntutan Buruh.

Sei Rampah – Kpkpos Bupati Sergai Ir. H. Soekirman bersama Wabup Darma wijaya mengahdiri Peringatan Hari Buruh se-Dunia yang dikenal dengan”May Day” bertempat di lapangan sepak bola Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Senin.

Ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai Serikat Pekerja diantaranya  Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (F.SPPP-SPSI), Serikat Pekerja Mandiri (SPM-TMN), Serikat Pekerja Pencatat Meteran Listrik Sumatera Utara (SP2MLSU), berkumpul merayakan May Day dengan damai dan suka cita. Acara diwarnai dengan lucky draw, senam bersama serta melaksanakan berbagai macam pertandingan mulai dari tarik tambang, memasukan bola ke gawang dan lari goni.

Pada May Day kali ini, ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Roni Ramadani dalam orasinya  memberikan 8 peryataan sikap dan tuntutan kepada  Bupati Sergai Soekirman.  Diantaranya, Pertama, Cabut PP Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan yang sudah menerapkan upah murah bagi buruh. Kedua, tetapkan upah layak bagi buruh dan keluarganya (menaikan upah 40%).

Ketiga, bubarkan BPJS kesehatan bagi buruh dan kembalikan jaminan kesehatan buruh kepada Jamsostek. Keempat bubarkan pengadilan hubungan Industrial karena telah melenceng dari tujuan awalnya yakni peradilan cepat, murah dan adil. Karena faktanya biaya PHI mahal, proses lama dan berbelit-belit serta tidak berpihak kepada buruh.

Kelima, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai untuk segera membangun balai latihan kerja (BLK) untuk membantu tenaga kerja yang memiliki skill agar siap bersaing dengan datangnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Keenam kembalikan pegawai pengawas dan PPNS ke Kabupaten/Kota masing-masing seperti semula.

Ketujuh, hapuskan simtem kerja kontrak dan Outcorsing khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai yang bertentangan dengan Peraturan dan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang ada kerena dampaknya sangat merugikan kaum buruh dan kedelapan Stop UNION BUSTING yang selama ini masih terjadi khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai.

Disamping itu, seluruh buruh yang tergabung dalam berbagai serikat tersebut menyampaikan apresiasinya dan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang telah berperan aktif membantu buruh dan menghrapkan segala tuntutan dan persoalan dapat segera diselesaikan.

Dalam sambutannya sekaligus menanggapi masalah tersebut , Bupati Sergai Soekirman didamping Wabup Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto,SH,SIK,MH dan Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST mengatakan akan menampung aspirasi dan mengikuti proses yang berlajalan dangan lebih memprioritaskan masalah pelayanan kesehatan untuk buruh melalui BPJS. Permasalahan BPJS akan dikoordinasikan agar dapat memperbaiki sistem pelayanan dan pengawasannya. (ARM)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here