Buruh Kerupuk Cabuli Dua Bocah Anak Majikan

Posted by on Jan 07, 2019 | Leave a Comment

Gayo Lues – KoranAntiKorupsi Buruh kerupuk asal Sumatra Utara (Sumut) yang sedang bekerja di Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, tega mencabuli dua bocah 8 tahun yang masih duduk di bangku kelas I SD. Padahal, kedua korban merupakan anak majikannya yang setiap hari memberinya makan dan minum.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Abdulah Hamid didampinggi Kasubag Humas Aiptu A Dali Munthe kepada wartawan, Jumat (4/1) menjelaskan, tersangka berinisial EL (18), warga Sumut menetap di Desa Bener, Kecamatan Blangpegayon. Aksi bejat tersangka terungkap setelah adanya Laporan Polisi orang tua korban, Kasma (26), warga Desa Bener, Kecamatan Blangpegayon pada Sabtu 29 Desember 2018 lalu. Pelapor tidak terima anak kembarnya telah dinodai anak kembarnya.

“Yang menjadi korban kebejatan pelaku berinisial NA (8) dan NI (8) anak dari pelapor. Kkejadian ini baru diketahui keluarga korban pada Sabtu tanggal 29 Desember 2018 kemarin, setelah adanya perubahan tingkah laku kedua anak kembarnya itu,” terangnya.

Perbuatan tersangka telah membuat kedua korban sering murung dan berdiam diri sehingga menimbulkan kecurigaan. Biasanya, kedua korban terlihat ceria dan suka bermain.

“Saat hendak mencuci pakaian anaknya, orang tuanya melihat ada bercak darah di celana dalam korban. Karena curiga ada yang aneh, orang tuanya menayakan kepada korban. Dikatakan, anaknya ini ketakutan tidur di kamar, karena tersangka sering masukĀ  dan membuka celana korban,” jelasnya.

Karena itu, Kasma langsung melaporkan kejadian itu ke kepolisian hingga tersangka berhasil ditangkap. Kini, tersangka mendekam di balik jeruji besi.

“Dari pengakuan tersangka, anak itu mau dilecehkan karena diiming-iminggi akan dipinjamkan HP. Kalau korban tidak mau, maka HP tidak akan dikasih pinjam tersangka. Karena itu, korban mau digitukan dan tidak mengatakan perbuatan tersangka kepada orang tuanya. Kita mengimbau kepada warga Gayo Lues agar waspada dari orang-orang di sekitarnya untuk menghindari kejahatan seksual terhadap anak,” imbaunya. (Nuar)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here