China Minta Indonesia Batalkan Ubah Nama Perairan Natuna

Posted by on Sep 11, 2017 | Leave a Comment

Jakarta – Kpkpos China telah mengirim surat resmi ke pemerintah Indonesia untuk membatalkan keputusan mengganti nama kawasan perairan yang berada di barat daya Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara.

Kementerian Luar Negeri China mengirimkan surat itu ke Kedutaan Indonesia di Beijing yang isinya menolak langkah Indonesia pada 14 Juli 2017, saat menunjukkan peta resmi kepulauan Indonesia yang mengubah nama wilayah barat daya Laut China Selatan.

Dalam surat bertanggal 25 Agustus 2017, mengutip Channel News Asia, China mengatakan langkah Indonesia mengganti nama yang diakui internasional membuat sengketa jadi rumit dan meluas, dan berdampak pada perdamaian dan stabilitas.

“Hubungan China dan Indonesia berkembang dengan cara yang sehat dan stabil, dan sengketa Laut China Selatan membaik. Tindakan Indonesia secara sepihak mengganti nama jadi tidak kondusif untuk merawat situasi yang sangat baik ini,” kata Kementerian Luar Negeri China dalam pernyataannya.

Beijing juga mengatakan China dan Indonesia memiliki klaim maritim yang tumpang-tindih di barat daya Laut China Selatan, dan mengubah nama kawasan itu tidak akan mengubah fakta.

Langkah Indonesia mengubah nama kawasan Natuna itu terjadi setelah Pengadilan Tetap Arbitrase di Den Haag pada 2016 membuat keputusan tentang sengketa Laut China Selatan antara China dan Filipina. Pengadilan memutuskan tidak ada dasar hukum atau sejarah China memiliki perairan di kawasan itu.

Selama ini, Indonesia tidak terlibat sengketa klaim atas kawasan di Laut China Selatan. Namun, perairan yang diberi nama Laut Natuna Utara tumpang-tindih dengan deklarasi sepihak China tentang sembilan garis putus-putus atau Nine-Dash Line, sehingga China memprotesnya. (IN/BBS)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here