Di Aceh Utara, Mobil Maling Lembu Dibakar Massa

Posted by on Jan 28, 2019 | Leave a Comment

Mobil-PickupLhoksukon – KoranAntiKorupsi Sebuah mobil pikup yang akan dipergunakan untuk mengangkut ternak lembu curian  hangus dibakar massa. Sebelumnya komplotan pencuri lembu berjumlah 5 orang hendak menaikkan lembu curianya ke mobil, namun keburu ketahuan oleh pemilik ternak Adhar Dahlan (44) warga gampong matang puntong kecamatan Seunudon Aceh utara.

Sehingga para pelaku kabur dengan mobilnya.Karna emosi lembunya yang akan dicuri, Adhar berjibaku melompat ke bak mobil dan sempat duel dengan  komplotan di pagi buta selasa pekan lalu, dan akhirnya mobil tersebut menabrak pohon yang kemudian komplotan itu kabur tunggang langgang meninggalkan mobilnya.

“Akhirnya masa pun datang ke TKP dan langsung membakar mobil tersebut,” demikian ungkap warga disana kepada wartawan.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kapolsek Seunuddon Iptu Munawar menyebutkan, lima ekor lembu milik Adhar diketahui tidak ada lagi di kandangnya pada selasa pukul 04.00 WIB. Yang pertama mengetahui hal itu adalah ibu mertuanya, Jamilah (60). Lalu, Jamilah memberitahukan kejadian itu kepada anaknya. Sang anak menyampaikan kepada suaminya, Adhar. Lalu Adhar langsung mencari lembu miliknya ke arah jalan Meunasah Sagoe. Tak lama kemudian ia melihat lima pria sedang menaikkan lembu ke bak mobil pikap jenis isuzu panther, Setelah ia perhatikan lembu itu benar miliknya, kemudian langsung dia cegat dan berkelahi dengan para pelaku,” ujar Kapolsek Seunuddon.

Demi mempertahankan lembunya, Adhar nekat berkelahi dengan sejumlah pria di atas bak mobil. Namun, ia terjatuh dan membentur bak mobil, sehingga luka di kepala dan kaki kirinya. Sedangkan kelima pencuri lembu itu langsung kabur dan meninggalkan mobil bersama lima ekor lembu curiannya.

Belakangan setelah kabar tentang kejadian itu tersebar luas, massa pun tiba di lokasi kejadian dan langsung membakar mobil para pencuri tersebut.

Hingga kini personel Polsek Seunuddon dibantu Satuan Reskrim dan Intel Polres Aceh Utara masih mengejar para pelaku.
Geuchik Matang Puntong, Muzakir menyebutkan, di desa itu belakangan ini mulai marak pencurian sapi pada malam hari, sehingga sudah sangat meresahkan masyarakat, terutama peternak sapi.Menurutnya, pencurian lima sapi Adhar Dahlan (43), merupakan yang ketiganya kalinya terjadi di gampong itu dalam dua bulan terakhir. Lembu yang dicuri itu rata-rata milik orang miskin, bukan peternak kaya. “Namun, kali ini berhasil digagalkan langsung oleh si pemilik sapi,” kata Muzakir.( YAN)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here