Diduga Kesalahan Guru Pendamping, Siswa Peserta Tewas Tenggelam

Posted by on Jul 16, 2018 | Leave a Comment

Siswa-TenggelamSubulussalam – KoranAntiKorupsi Diduga kesalahan guru pendamping, Riski Saradiwa, siswa tingkat MTs yang merupakan utusan Porseni XVI dan Expo V Madrasah Kab. Bener Meriah tewas saat mandi-mandi di air terjun, Desa Penuntungan SKPC, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam, Kamis (12/7).

Sejak pelaksanaan Porseni dan Expo V dijadwalkan berlangsung, 8 – 14 Juli 2018 di Subulussalam, kontingen ini mondok di gedung MAN 1 Subulussalam di Penanggalan, Kec. Penanggalan.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Adrianto Argamuda dikonfirmasi melalui Kapolsek Penanggalan, Iptu Arifin Ahmad, Kamis (12/7) mengatakan, musibah terjadi sekira pukul 11.45 WIB.

Dua saksi atas korban yang menimpa Riski Saradiwa menurut Iptu Arifin adalah M Farhan, 14, pelajar juga utusan Kab. Bener Meriah dan M Sahril, 47, guru pendamping, warga Kab. Bener Meriah

Sedangkan kronologis kejadian berawal sekira pukul 11.00 WIB, sejumlah kontingen Porseni Kab. Bener Meriah didampingi guru penanggung jawab, berangkat ke air terjun untuk mandi-mandi.

Naas, saat mandi-mandi sekira pukul 11.30 WIB, korban Riski Saradiwa tiba tiba tenggelam dan minta tolong. Sejumlah teman dan guru pendamping berusaha menolong.

Menyusul kemudian tim PSC dan sejumlah personel Polsek Penanggalan melakukan evakuasi korban ke RSUD Subulussalam. Namun sekira pukul 12.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD Kota Subulussalam. Pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus di sana.

Menyusul kejadian itu, Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti menjenguk korban ke RSUD hingga memberangkatkan korban menggunakan ambulance RSUD Kota Subulussalam pukul 14.45 WIB hari yang sama menuju Bener Meriah didampingi LO Porseni dan Expo, Sanusi. Sementara seorang teman korban tampak mendapat perawatan di sana.

Kepala Kemenag Bener Meriah, Saidi didampingi kepala kontingen unsur Kemenag Bener Meriah, Azhari Ramadhan di RSUD Kota Subulussalam kepada wartawan mengatakan, sebelum kejadian bersama guru pendamping ingin rekreasi dan mandi-mandi dan meminta izin.

“Saya nggak tau di mana lokasi kejadian,” tandas Saidi menyampaikan duka mendalam atas musibah di sana. (Kartolin)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here