Dinas Perizinan Persulit IMB, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Posted by on May 14, 2018 | Leave a Comment

Polisi-Geledah-Dinas-PerizinanRantauprapat-KoranAntiKorupsi Dinas Penanaman Modal dan Perizinan satu Pintu Kabupaten Labuhanbatu di geledah polisi sesuai dengan cerita pegawai yg tidak mau disebutkan namanya Rabu,  09 Meo 2018 sekitar Jam 10.00 Wib.

Penggeledahan ini di lakukan sehubungan dengan Pengaduan Rahmad Sukur Siregar ke Polres Labuhanbatu dengan STPLP/08/I/SU/RES-LBH sesuai pengaduan Kamis,  04 Januari 2018 atas dugaan penggelapan pasal 372 dengan terlapor H.  Paruhuman Daulay, SP,  M. Si yang merupakan Kadis di dinas tersebut.

Penggeledahan dan kedatangan polisi ke kantor tersebut menjadi gunjingan antar pegawai dan membuat praduga praduga namun menjurus tentang pengurusan IMB yang dipersulit dan diduga ada interpensi dari pejabat tinggi di Labuhanbatu.

Rahmad Sukur Siregar yang di konfirmasi wartawan mengatakan bahwa pengaduannya sudah jelas dan sesuai dengan koordinasi dengan penyidik memang hari ini akan dilakukan penyitaan barang bukti Surat Tanda Izin Bangunan yang telah saya foto dan dasar saya melaporkan atas penggelapan surat izin dan uang yang kami setor kedinas perizinan melalui Syah Rizal penerima PAD sebagai bendahaara sebesar Rp 20.224.800,-, tetapi sampai saat ini juha telah dilaporkan ke polisi,  izin tidak keluar penwgakan hukum berbelit belit selama 4 bulan ini,  siapa yang tidak kecewa dan marah bang,  jelas sukur pada beberapa wartawan yang mengkonfirmasinya.

Penyidik Polres Labuhanbatu dikabarkan telah datang dan menemui Plt.  Kadis Perizinan sekalugus menggeledah sejumlah dokumen penting terkait pengurusan IMB tersebut, sesuai penjelasan penyidik pada saya,  Menurut Rahmad Sukur dengan adanya surat perintah dari Pengadilan Negeri Rantauprapat maka pihak Kepolisian dalam hal ini harus melaksanakan penyitaan izin IMB dari dinas tersebut untuk kepentingan gelar perkara dan pelimpahan berkas kata Rahmad., (9/5/2018), ujar sukur lebih lanjut.

Ketika hal ini di konfirmasi beberapa wartawan kepada H.  Paruhum Daulay,  ia membantahnya  hingga membuatnya tanpa berang, “Tidak ada penggeledahan namun yang ada hanya petugas meminta izin IMB yang terdapat kesalahan. ” kata Paruhum, sekaligus meminta waktu penyerahan izin pada Senin 14 mei 2018 mendatang.

“Off The Record ya… Ini urusan saya dengan zul dan Ahmad Husein bukan Rahmad Sukur,”pungkasnya.

Sumber terpercaya menyebutkan bahwa memang ada petugas dari polres labuhanbatu datang menemui Paruhum di kantor perizinan

Sementara Kasat serse AKP. Fatir  SIK,  ketika di konfirmasi,  mengatakan tidak ada penggeledahan “ saya lagi sibuk bang,  coba nanti saya cek ” katanya di seberang telepon.  (hah)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here