Dinas Pertanian dan Holtikultura Sosialisasikan Program PUAP

Posted by on Jan 07, 2013 | Leave a Comment

Kadis Pertanian & Hortikultura Kab. Aceh Timur sedang memberikan arahan.

Kadis Pertanian & Hortikultura Kab. Aceh Timur sedang memberikan arahan.

Aceh Timur- Kpk Pos  Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2007 jumlah penduduk miskin tercatat 37,2 juta jiwa. Sekitar 63,4% dari jumlah tersebut berada di perdesaan dengan mata pencaharian utama di sektor pertanian dan 80% berada pada skala usaha mikro yang memiliki luas lahan lebih kecil dari 0,3 hektar.

Kemiskinan di perdesaan merupakan masalah pokok nasional yang penanggulangannya tidak dapat ditunda dan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan kesejahteraan sosial. Oleh karena itu pembangunan ekonomi nasional berbasis pertanian dan pedesaan secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada pengurangan penduduk miskin.

Permasalahan mendasar yang dihadapi petani adalah kurangnya akses kepada sumber permodalan, pasar dan teknologi, serta organisasi tani yang masih lemah.

Untuk mengatasi dan menyelesaikan permasalahan tersebut Pemerintah menetapkan Program Jangka Menengah (2005-2009) yang fokus pada pembangunan pertanian perdesaan.

Salah satunya ditempuh melalui pendekatan mengembangkan usaha agribisnis dan memperkuat kelembagaan pertanian di perdesaan.

oleh sebab itu, Dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja diperdesaan, Bapak Presiden RI pada tanggal 30 April 2007 di Palu, Sulawesi Tengah telah mencanangkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM-M).

Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang
dilaksanakan oleh Departemen Pertanian pada tahun2008 dilakukan secara terintegrasi dengan program PNPM- Mandiri.

Untuk pelaksanaan PUAP di Departemen Pertanian, Menteri Pertanian membentuk Tim Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan melalui Keputusan Menteri Pertanian (KEPMENTAN) Nomor 545/ Kpts/OT.160/9/2007.

PUAP merupakan bentuk fasilitasi bantuan modal usaha untuk petani anggota,
baik petani pemilik, petani penggarap, buruh tani maupun rumah tangga tani.

Di Aceh Timur sendiri pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) yang dilaksanakan oleh dinas pertanian dan holtikultura kabupaten Aceh Timur pada tahun 2012 dilakukan secara terintegrasi dengan program PNPM-Mandiri.

PUAP merupakan bentuk fasilitasi bantuan modal usaha untuk petani anggota, baik petani pemilik, petani pengarap, buruh tani maupun rumah tangga tani yang dikoordinasikan oleh GAPOKTAN.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Aceh Timur, Sugiarto, SP ketika membuka acara sosialisasi program pengembangan usaha agribisnis perdesaan (PUAP) Tahun Anggaran 2012.

Lebih lanjut ia mengatakan, Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) merupakan kelembagaan tani pelaksana PUAP untuk penyaluran bantuan modal usaha bagi anggota.

Untuk mencapai hasil yang maksimal dalam pelaksanaan PUAP, GAPOKTAN didampingi oleh tenaga Penyuluh Pendamping dan Penyelia Mitra Tani.

GAPOKTAN

PUAP diharapkan dapat menjadi kelembagaan ekonomi yang dimiliki dan dikelola petani.

Untuk mencapai tujuan PUAP, yaitu mengurangi tingkat kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja diperdesaan, PUAP dilaksanakan secara terintegrasi dengan Kadis Pertanian & Hortikultura Kab. Aceh Timur sedang memberikan arahan (Foto Kpk Pos: Bacruny Sitompul) kegiatan Departemen Pertanian maupun Kementerian/ Lembaga lain dibawah payung program PNPM Mandiri.

Sementara itu, Ir. Anas Johan, MM dalam laporannya mengatakan Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) merupakan langkah terobosan Departemen Pertanian untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

PUAP merupakan entry point dan perekat bagi seluruh program Departemen Pertanian dan sektor lain yang terkait dalam program PNPM-Mandiri.

“Keberhasilan PUAP sangat ditentukan kerjasama dan komitmen seluruh pemangku kepentingan mulai,” tandasnya. (BSO)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here