Gerindra – PKS Bisik-bisik soal Pilgub Sumut dan Jabar

Posted by on May 08, 2017 | Leave a Comment

Jakarta- Kpkpos Partai Gerindra dan PKS berencana mengulang kesuksesan di Pilgub DKI Jakarta 2017. Keduanya kemungkinan bergabung di dua pilgub daerah lain pada 2018.

“Suasana persekutuan kita semakin kuat. Tadi kita bisik-bisik (pilgub) Sumut dan Jabar,” kata Prabowo dalam sambutan jamuan makan malam bersama petinggi PKS di Rumah Makan Padang Sari Bundo, Jalan Panglima Polim IX, Jakarta Selatan, awal bulan ini.

Prabowo mengatakan, Gerindra-PKS merupakan sekutu yang baik satu sama lain. Namun, Prabowo tidak merinci persekutuan yang dimaksud. “Yang penting, kita mengabdi untuk rakyat,” ucap dia.

Presiden PKS Sohibul Iman dalam kesempatan terpisah mengaku akan berkoalisi dengan sejumlah partai. Namun, peluang koalisi bersama Gerindra lebih besar ketimbang partai lain.

“Kita bisa bekerja dengan partai mana pun. Tapi dengan partai yang sudah bekerja sama di beberapa tempat. Tentu itu akan lebih mudah. Dan peluangnya dengan Gerindra lebih tinggi,” ucap Sohibul.

Sementara Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan siap menghadapi Pilkada 2018. Salah satu yang diklaim siap ialah data tunggal KTP-el dan nomor induk kependudukan (NIK). “Kami siap kalau urusan data tunggal KTP-El,” kata Tjahjo di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa.

Tak hanya itu, Kemendagri telah meneken kontrak produksi 7 juta keping blanko KTP-el. Sekitar 4,8 juta keping blanko ditargetkan selesai Oktober 2017. Itu bakal digunakan untuk mencetak KPT-el masyarajat yang sudah merekam data namun belum memegang fisik kartu.

Perekaman data penduduk pun menjadi salah satu prioritas. Terutama bagi mereka yang baru menginjak usia 17 tahun. “Target kami 7,8 juta sekian sudah terdata NIKnya tunggal,” ucap bekas Sekjen PDI Perjuangan itu.

Langkah selanjutnya tinggal melakukan sinkronisasi kebutuhan Komisi Pemilihan Umum terkait penyelenggaraan pilkada. Tjahjo menyebut ada keinginan penyelenggara menerapkan sistem e-voting atau pemungutan suara berbasis elektronik.

Ia menyebut pihaknya beserta DPR siap mengakomodasi itu. Menurut Tjahjo, menerapkan sistem e-Voting dengan peserta Pilkada sebanyak 171 daerah tidak terlalu susah karena penunggalan data sudah dilakukan.

“Kalau mau e-voting pun kami siap. DPR juga sudah sepakat,” ucap dia. (IN/BBS)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here