Gitar Milik Gubernur Jokowi Disita KPK

Posted by on Jun 03, 2013 | Leave a Comment

gitar-jokowiJakarta – Kpkpos Niat baik belum tentu baik. Niat Personel band Metallica, Robert Trujillo, memberikan gitar bass miliknya kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi memang baik.

Bahkan Jokowi melaporkan pemberikan ke KPK juga baik. Sayangnya, niat baik itu belum tentu baik di mata KPK. Gitar bass pemberian musisi metal dunia itu, kini menjadi milik negara. Gitar berwarna merah marun itu disita KPK karena dinilai sebagai bentuk gratifikasi.

“Gitar bas tersebut jadi milik negara,” kata Direktur Gratifikasi KPK, Giri Supradiyono di Balaikota, Jakarta, Selasa pekan lalu. Giri mengatakan, sesuai peraturan Kementerian Keuangan, gratifikasi adalah barang atau material yang bernilai di atas Rp 300 ribu.

Gitar tersebut kini disimpan di kantor KPK untuk selanjutnya dilakukan penindakan. “Jadi itu pemberian terkait jabatan dan diberikan oleh Jonathan Liu sebagai promotor. Dan Jonathan Liu-lah yang punya inisiatif untuk meminta temannya mengambil gitar dan meminta tanda tangan (Trujillo) untuk gitar tersebut. Jadi gitar itu atas permintaan tersebut untuk ditandatangani. Jadi ada unsur kepentingan,” tegas Giri.

Selain itu, tambah Giri, dalam gitar tersebut terdapat dua tulisan dari tangan yang berbeda. Tulisan ‘Giving Back’ di gitar itu juga menjadi dasar KPK menganggap pemberian tersebut adalah gratifikasi.

“Karena gitar itu ada tulisan ‘Giving Back’, dalam bahasa Indonesia bisa diartikan minta timbal jasa. Dan tulisan itu berbeda dengan tulisan yang lain. Tanda tangan Trujillo yang beda dan itu orang lain yang tulis. Orang lain yang nambahin,” jelas Giri.

Pada 3 Mei lalu, Jokowi menceritakan awal mula bagaimana bass bermerek Ibanez tersebut diberikan padanya.

“Awalnya teman saya bernama Jonathan Liu ke Amerika bertemu Trujillo untuk mengundangnya konser di Indonesia,” tutur Jokowi.

Selain dihadiahi bass yang telah ditandatangani Trujillo, Jokowi juga mendapatkan CD asli band Metallica. Di hadapan para wartawan, Jokowi juga memamerkan foto Trujillo tampak bertopi dengan bass yang diberikan kepadanya.

“Ini foto Trujillo sebelum gitarnya dikasih ke saya. Bagus kan,” ujarnya. Jokowi memang diketahui sangat menggandrungi musik beraliran cadas. Dia pun menyebutkan beberapa band metal era 80-an kesukaannya.

“Semua metal 80-an saya suka. Di Metallica itu saya paling suka dengan drumer-nya Lars Ulrich dan vokalisnya juga James Hetfield. Selain itu juga Led
Zeppelin, Lamb of God, Judas Priest, Deep Purple, Napalm Death,” papar Jokowi.

Jokowi pun tak masalah dengan keputusan KPK. “Pengennya dimuseumkan saja. Karena kalau dilelang yang dapat yang punya duit,” ujar Jokowi. Meski demikian, lanjut Jokowi, jika harga lelang gitar hanya Rp 8 juta dia berniat membeli. Tapi kalau pun ada yang menawar lebih tinggi dari harga yang dia mau, Jokowi siap melepaskan.

“Kalau harganya Rp 8 juta bisa beli. Kalau ada yang nawar, nunjuk jari Rp 8 miliar, saya gimana,” kelakarnya. Saat ditanya alasan KPK menahan gitar itu hanya karena ada tulisan giving back, Jokowi mengaku tak paham makna tulisan itu dan kategori gratifikasi dari KPK.

“Ga tahu kalau terjemahan dari giving back itu ada timbal baliknya, wong saya ga ngerti,” sambungnya sambil tersenyum.(ENDY)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here