Isu Politik Uang Rp 500 Ribu/ Kepala Heboh di Nias Utara

Posted by on Feb 25, 2019 | Leave a Comment

Nias Utara – KoranAntiKorupsi Menjelang Pemilu 17 April mendatang, isu politik uang untuk pemilihan caleg DPRD Nias Utara (Nisut) mulai heboh diperbincangkan warga. Tidak tanggung-tanggung, satu suara akan dihargai dengan nilai yang cukup fantastis asal jamin dicoblos.

Seperti pengakuan sejumlah warga yang berdatangan dari berbagai daerah, Kamis (20/2) di Lotu. Menurut warga, sejumlah oknum caleg di Nisut berlomba-lomba mendatangi rumah warga meminta dukungan doa dan restu agar dipilih.

Tidak hanya itu, persaingan pun menurut pengakuan mereka sangat sengit. Sebab, oknum caleg khususnya petahana baik di Dapil I, II, III dan IV, tidak segan-segan menawarkan uang dengan jumlah bervariasi. “Ada Rp300 ribu, ada yang Rp500 ribu/kepala dengan syarat harus dipilih. Uang tersebut akan dibagikan satu hari sebelum hari H,” terang mereka seraya meminta identitas mereka tidak dipublikasikan. Karena mereka pun masuk dalam tim sukses.

Sementara di Desa Botolakha Kecamatan Tuhemberua, suhu politik uang mulai memanas. Sebab, seorang caleg saat membagikan kalender diketahui bagi-bagi uang di setiap rumah warga sebesar Rp 50 ribu. “Sayangnya, tidak ada penindakan dari pihak Bawaslu meskipun menciderai demokrasi,” kata YZ dan BZ warga setempat.

Sementara Ketua Bawaslu Nisut Memori Zondrato ketika dihubungi melalui selulernya, mengaku kesulitan melakukan penelusuran. “Pengawasan memang tetap dilakukan, namun isu politik uang termasuk kejadian di Desa Botolakha, belum ada warga yang melaporkan. Jika ada dan disertai dengan bukti akan ditindaklanjuti dan diproses,” katanya.(IN/BBS)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here