Kejari Diminta Proses Dugaan Korupsi Dana Desa Gunungtua

Posted by on Feb 05, 2018 | Leave a Comment

Pelapor Korupsi Dana ADD.

Pelapor Korupsi Dana ADD.

Nias Utara – Kpkpos Puluhan warga masyarakat Desa Gunungtua Kecamatan Tugala Oyo Kabupaten Nias telah melaporkan Arosokhi Hia selaku Kerpala Desa Gunungtua kepada Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli tertanggal 25 Oktober 2017 yang lalu. Arosokhi Hia dituding warganya telah menyelewengkan sebagian Dana Desa (DD) dan ADD Tahun anggaran 2014 hingga Tahun Anggaran 2016.

Menurut pelapor, One Hia kepada wartawan di Gunungsitoli mengatakan tindakan oknum Kepala Desa Gunungtua sangat keterlauan dan diluar batas kewajaran. Misalnya, pada pemanfaatan Dana Desa dan ADD Tahun Anggaran 2014 yang mana bantuan honorarium nara sumber/moderator pelatihan perangkat desa, bantuan transportasi,biaya cetak nama peserta dan cetak spanduk,pengadaan modul, biaya minum serta belanja pengadaan papan pengumuman BPD belum terealisasi.

Demikian juga   Dana Desa (DD) dan ADD Tahun anggaran 2015 diduga terjadi penggelembungan harga (Mark up) pada belanja Alat Tulis Kantor (ATK), biaya makan minum peserta rapat, penggandaan proposal,pengadaan laptop sebanyak 4 unit, pengadaan printer,camera digital,serta biaya pemeliharaan kantor desa.

Dan yang lebih fantastis lagi yakni belum terealisasinya biaya operasional belanja modal bagi BPD Gunungstua seperti pengadaan laptop 1 unit,printer 1 unit,flasdisk 1 buah. Kemudian, belanja untuk kegiatan fasilitasi kepemudaan/kemasyarakatan seperti pengadaan kostum aparat desa,kostum bola kaki,kostum bola volly,kostum RT/RW,pengadaan bola kaki dan bola volly, pengadaan net bola volly dan pluit, belanja barang/jasa serta biaya fasilitasi pengadaan peralatan gotong royong.

Dalam laporan itu juga diungkapkan bahwa pada pelaksanaan rapat di desa  Gunungtua beberapa waktu yang lalu, oknum Kepala Desa Gunungtua menyatakan bahwa dalam pengurusan dan pencairan Dana Desa dan ADD tidak mulus begitu saja tetapi ada pungutan dari oknum pegawai baik yang dikecamatan Tugala Oyo maupun dari pihak Kabupaten Nias Utara. Misalnya pada pencairan Dana Desa dan ADD  Tahun Anggaran 2016,menurut Kades Gunungtua dia diminta Rp 20 juta.

Terkait kualitas pelaksanaan fisik Dana Desa dan dana ADD TA 2016 menurut One Hia, memang jauh dari harapan karena hal ini bisa disebabkan tidak dibayarkannya jasa pengawasan termasuk penggunaan Dana Desa dan ADD TA 2016 yang belum terealisasi seperti pembuatan prasasti,biaya makan minum untuk pembersih lapangan bola kaki,upah penyemprotan, belanja makan minum harian pegawai,transportasi tim pematokan/pengukuran wilayah desa serta biaya pemeliharaan kantor Desa Gunungtua,biaya minum rapat koordinasi desa serta pengadaan kursi sova.

Selain dugaan korupsi pada pelaksanaan Dana Desa dan dana ADD yang dilakukan oleh oknum Kades Gunungtua, juga dalam penempatan aparat pemerintahan desa dan anggota   BPD yang diangkatnya dari sanak keluarganya sendiri. Seperti, Sekretaris Desa,Kepala Seksi Kesra, Ketua BPD,Kepala Urusan Pembangunan,Ketua LPM,Kepala Dusun,adalah abang, adik dan saudara sepupunya sendiri sehingga setiap tindakannya meskipun merugikan masyarakat banyak selalu disetujui oleh keluarganya.

Kami meminta perhatian Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli agar segera menindaklanjuti laporan kami karena apabila tidak ada realisasinya maka kami akan meneruskan pengaduan kami ini kepada Kejaksaan Tinggu Sumatera Utara,ujar pelapor.

Sementara itu Kajari Gunungsitoli, Paringotan Bakara yang dihubungi wartawan melalui ponselnya, Selasa (30/1) meskipun masuk tetapi tidak diangkat, demikian juga ketika di SMS juga tidak di balasnya. (Tim)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here