Kejari Koordinasi ke BPKP Hitung Kerugian Negara

Posted by on Oct 08, 2018 | Leave a Comment

Dugaan Penyelewengan SLB

Nias Barat – KoranAntiKorupsi Setelah melakukan audit fisik pada Agustus lalu, Kejari Gunungsitoli akan menindaklanjuti pengusutan dugaan penyelewengan pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Nias Barat (Nisbar) dengan berkoordinasi kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitung kerugian Negara.

Kasipidsus Yus Iman Harefa, Senin (1/10), mengatakan akan ekspos hasil audit fisik yang sudah dilakukan tim independen, untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh BPKP dalam memastikan ada tidaknya kerugian negara.

“Kami akan ekspos di BPKP hari Kamis, setelah itu mereka yang menentukan apakah harus turun lagi ke lapangan untuk mengaudit atau bisa mempedomani data yang kami berikan. Setelah itu baru bisa dipastikan apakah status kasus dinaikkan menjadi penyidikan,” terangnya.

Dia juga menegaskan akan tetap melakukan pengusutan meski beberapa pihak terkait tidak kooperatif menghadiri undangan jaksa. Pada prinsipnya jaksa berpedoman pada data yang sudah dimiliki yang diperoleh dari PPK Direktorat Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) beberapa waktu lalu saat melakukan pemeriksaan di Jakarta.

“Beberapa orang yang ada namanya dalam kepengurusan tidak mau datang meski sudah dipanggil berkali-kali. Kita minta data saja, mereka gak mau berikan. Untung data dari pusat sudah kita peroleh,” kata Yus Iman.

Seperti diketahui, pembangunan SLB di Nias dengan pagu sekitar Rp 2,4 miliar dari anggaran pusat TA 2016  dengan sistem swakelola oleh komite sekolah  sudah mengalami kerusakan hampir pada semua bangunan, meski baru selesai dikerjakan dan belum difungsikan. Atas laporan dari beberapa warga dan berita dari SIB, Kejari Gunungsitoli melakukan pengusutan dugaan penyelewengan.(NET)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here