Kejatisu Periksa Dua Tersangka Sirkuit Pancing

Posted by on Sep 30, 2013 | Leave a Comment

Medan – Kpkpos  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akan memeriksa dua orang tersangka yang diduga terlibat penjualan lahan sirkuit Ikatan Motor Indonesia (IMI) seluas 20 hektare di Jalan Pancing Kabupaten Deli Serdang.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Chandra Purnama di Medan, Jumat pekan lalu mengatakan, kedua tersangka itu, Dyt, mantan Dirut Pembanguna  Perumahan dan Spd, mantan Kepala Cabang PT Pembangunan Perumahan Sumut.

Kedua tersangka tersebut, menurut dia, belum pernah menjalani pemeriksaan, dan untuk itulah maka penyidik Kejati Sumut akan melayangkan pemanggilan kepada mereka.

Setelah menetapkan status tersangka (Dyt dan Spd), pihak Kejati Sumut belum pernah melakukan pemeriksaan, ucap Chandra. Dia menjelaskan, penyidik Kejati Sumut, saat ini masih fokus untuk memeriksa sejumlah saksi-saksi yang diduga mengetahui mengenai penjualan asset berupa tanah milik Pemprov Sumut tersebut.

“Jadi, untuk sementara waktu, tim pemeriksa Kejati Sumut masih terus memeriksa para saksi, setelah itu baru dilanjutkan pada kedua tersangka tersebut,” kata Juru Bicara Kejati Sumut.

Chandra menyebutkan, dari jumlah 10 saksi, dan sudah tiga orang dipanggil ke kantor Kejati Sumut untuk dimintai keterangan, yakni AD, mantan AsistenAdministrasi Setwilda Pemprov Sumut, RU, mantan Kepala Biro Perlengkapan Setwilda Pemprov Sumut, dan JG,mantan Kasubag Hukum pada Biro Hukum Setwilda Pemprov Sumut.

Kedua orang saksi tersebut,yakni AD dan RU diperiksa Tim Kejati Sumut, Senin (2/9). Sedangkan saksi JG dimintai keterangan Kamis lalu. Kedua pejabat, Dyt dan Spd ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Sumut pada tanggal 4 Februari 2013.

Sebelumnya, sirkuit multifungsi yang dikelola IMI Sumut itu dibangun dengan dana APBD Sumut secara bertahap, yakni tahun 2007 senilai Rp1,7 miliar, tahun 2008 senilai Rp900 juta dan tahun 2010 Rp3,7 miliar. Namun,di lokasi sirkuit IMI Sumut yang memiliki luas 20 hektare itu, akan dibangun perumahan dan toko oleh pihak pengembang, sehingga kasus penjualan lahan tersebut dilakukan pengusutan. (ANDALAS)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here