Korupsi Menggurita di Deli Serdang

Posted by on Jul 29, 2013 | Leave a Comment

Amri_TambunanMedan – Kpkpos  Kasus dugaan korupsi menggurita di Kabupaten Deli Serdang (DS). Sebagai Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan dinilai gagal.

Selama Amri menjadi bupati pembangunan di Deli Serdang tidak merata dan praktik mafia tanah serta kasus dugaan korupsi menggurita. Indikasi ini menunjukan Amri tak layak jadi pimpinan.

Aktivis anti korupsi di Sumut, Hendra Sembiring mengaku sangat miris atas masih terbelakangnya Kabupaten Deli Serdang dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Sumatera Utara.

“Kenapa saya bilang begitu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Deliserdang besar, tapi pembangunannya tidak merata. Lihat saja di wilayah Tembung, Percut, Bandarkalipah dan berbagai daerah kecamatan lainnya, ruas jalan umumnya berlubang-lubang bagaikan kubangan kerbau,” tegas Sembiring mengkritis kinerja Amri Tambunan, Kamis, seperti dikutip Starmedua Group.

Bukan hanya itu, dugaan korupsi senilai Rp10 miliar pada proyek Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) terindikasi sebagai ajang cari duit. “Hasilnya tidak dirasakan masyarakat, yang parahnya kasus itu terindikasi korupsi pula,” ucapnya.

Selain itu, soal masalah tanah tak juga bisa diselesaikan Amri. Konflik berdarah di seantero Kabupaten Deliserdang terus terjadi.

“Tidak logika seorang Bupati tidak mampu menuntaskan kasus tanah di wilayah kerjanya. Bupati itu memiliki wewenang sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 14 tahun 2003 dan UU Otonomi Daerah (Otda) No 32,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Yono, warga Tanjung Morawa. Ia menilai dua periode Amri Tambunan memimpin Kabupaten Deliserdang.

Hasilnya, dia dituding sebagai ‘otak’ korupsi. Tak tanggung-tanggung, dari hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2008-2011, Amri, terindikasi dugaan korupsi Rp883 miliar.

Bupati Kabupaten Deliserdang Amri Tambunan juga dituding terlibat dalam penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2009 untuk pembayaran utang kepada Kontaktor hasil pekerjaan 2007-2008 senilai Rp7,9 miliar.

“Sebagai Bupati Amri Tambunan gagal. Banyak sekali APBD yang diduga masuk ke kantong pribadinya selama empat tahun anggaran yang mencapai Rp883. Jika memang tidak diproses juga oleh penegak hukum, gantung saja Amri Tambunan,”  tantangnya.

Sebelumnya, puluhan warga yang didominasi ibu-ibu yang didampingi lembaga Masyarakat Penyelamat Aset Negara (Mapan) Sumut menggelar aksi demo di Kejati Sumut beberapa waktu lalu.

Menurut massa, Amri Tambunan sudah gagal. “Bagaimana bisa membangun Deli Serdang, sedangkan ratusan miliar uang APBD diselewengkan. Seperti yang terjadi pada anggaran pembayaran listrik tahun 2007-2008 yang memakai APBD 2009 yang jelas menyalahi aturan,” kata Koordinator aksi Aminuddin Basri.

Aminuddin menyebut, item dugaan korupsi diyakini melibatkan Amri Tambunan, di antaranya soal dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Deli Serdang yang sudah menjebloskan Kadis PU Faisal ke penjara, mantan Bendahara Umum Daerah (BUD) Agus Sumantri.

“Keterlibatan Amri dalam kasus itu jelas. Dia merupakan orang nomor satu di Deli Serdang, semua pencairan dana proyek sudah pasti atas sepengetahuannya. Aparat hukum harus menyeret Amri ke meja hijau,” kata Aminuddin.

Kejati Sumut, kata dia, diharap segera mengumpulkan bukti keterlibatan Amri Tambunan. “Intinya, besar harapan masyarakat,  Kejati Sumut menjerat Amri dalam dugaan-dugaan korupsi yang merugikan negara itu,” terangnya.(TIM)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here