Lestarikan Kebudayaan, Bupati Batu Bara Akan Pugar Istana Niat Lima Laras

Posted by on Jan 07, 2019 | Leave a Comment

Batubara – KoranAntiKorupsi Sebagai bentuk tanggungjawab dan melestarikan kebudayaan, Bupati Batubara akan melakukan pemugaran Istana Niat Lima Laras.

Bupati akan memberi perhatian khusus pemugaran bangunan peninggalan bersejarah keberadaan kedatuan.Hal itu diungkapkannya pada pagelaran dan pameran Kedatuan Batubara tahun 2019 di Istana Niat Lima Laras, Desa Lima Laras, Kecamatan Tanjung Tiram,Selasa.

Selain Istana Niat Lima Laras, pemugaran juga akan dilakukan di Istana Indrapura dan beberapa meriam yang keberadaannya selama ini kurang diperhatikan oleh Pemerintah Daerah.

Menurutnya, sekecil apapun peninggalan sejarah wajib kita lestarikan. Jika ditinjau dari aspek pendidikan, para ilmuan, pelajar dan mahasiswa akan menggali sejarah berdirinya peninggalan-peninggalan sejarah. Mulai dari siapa pendiri, asal muasal, benda yang ditempatkan berasal dari mana, berapa tenaga kerja, berapa lama dibangun, mengapa berlantai 4, mengapa bertangga memutar dan sebagainya.Kesemuanya itu akan menjadi bahan penelitian dan pertanyaan, sebut Bupati.

Dari sisi ekonomi, kata Bupati, peninggalan-peninggalan sejarah akan mendapat kunjungan dari wisatawan yang akhirnya akan menaikkan perekonomian bagi warga disekitarnya.

Dia berharap seluruh masyarakat Batubara yang sempat memiliki dan menyimpan benda-benda peninggalan Istana Niat LimaLaras, segera mengembalikannya.

Kegiatan pagelaran dan pameran kedatuan Batubara tahun 2019, baru pertama sekali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh kedatuan di Batubara. Namun sayang, banyak barang-barang peninggalan sejarah berdirinya kedatuan ini yang keberadannya sudah berpindah tempat. Seperti singgahsana (kursi raja), lampu, lemari, keris,tombak, payung, tempayan dan sebagainya.

Kepada para keturunan dan kedatuan, Bupati berharap sisa-sisa peninggalan sejarah yang masih ada jangan dijual. Saya selaku bupati akan berusaha mengembalikan istana peninggalan sejarah ini untuk dipugar agar tampak berdiri megah dan menjadi perhatian dunia internasional khususnya Indonesia,” ucapnya.

Sementara Ketua panitia pelaksana, Taufik Abdi Hidayat menuturkan,kegiatan ini merupakan sejarah bagi Batubara dimana dapat mengumpulkan seluruh kedatuan di Istana Niat Lima Laras. Kegiatan ini bermula dari perbincangan keluarga atas kondisi Istana Niat Lima Laras. Dalam kegiatan ini, kita ingin mengkampanyekan untuk stop (berhenti) mengeksploitasi barang-barang kedatuan.

Sebagaimana diketahui, Istana Niat Lima Laras dibangun sejak 1907 dan selesai 1912. Memiliki 4 lantai, tangga yang memutar, memiliki 28 pintu dan 66 jendela dan dihalaman depan terdapat 2 meriam.(EDO)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here