Media Massa Harus Sebagai Media Yang Layak Dipercaya

Posted by on Oct 22, 2018 | Leave a Comment

Dimasa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu canggih sehingga dengan mudah orang dapat dengan cepat menerima berbagai informasi, namun sayangnya berita-berita yang didapat sering diragukan kebenarannya alias hoax.

Apalagi budaya masyarakat saat ini ialah budaya lihat dan budaya dengar ditambah lagi budaya keakuan yang tinggi, dimana mereka selalu merasa ingin lebih nomor satu mengetahui kejadian yang didapat disaat itu.

Akibatnya tanpa memastikan kebenaran yang didapat dengan lincah jarinya menshare berita yang didapat melalui telpon genggamnya yang telah terkonesi dengan internet.

Padahal permasalahannya ialah terkadang apa yang dilihat berbeda dengan yang didengar. Di sinilah diperlukan peranan media massa. Media massa sebagai sarana informasi massa harus menyajikan kebenaran bagi konsumennya. Media massa harus netral, tidak membawa pesan kelompok atau golongan tertentu.

Dapat dikatakan bahwa media, baik media cetak, elektronik merupakan jendela bagi masyarakat untuk melihat dan mengetahui apa yang terjadi dan kebenaran sumber yang didapat. Walaupun diakui tidak ada produk kebudayaan yang tidak bermata dua (bisa bermanfaat dan bisa juga mudarat).

Media massa bisa digunakan menurut kehendak pemiliknya yang biasanya bermodal besar, sehingga pemilik dapat menentukan apa dan bagaimana dia hendak memengaruhi bawah sadar kolektif masyarakat dan pada giliran berikutnya memengaruhi mereka sedemikian rupa sehingga massa yang mengonsumsi medianya menjalankan apa yang dikehendakinya.

Pada tahap itulah negara yang diselenggarakan pemerintah harus berperanan untuk menjaga agar peranan media massa itu tetap dijalankan demi kepentingan demokrasi modern yang sarat dengan dialog intensif yang harus diarahkan untuk pembentukan konsensus nasional yang konstruktif. Artinya, peranan pemerintah tidak dapat dihindari, untuk menjaga agar media massa berkiprah tetap untuk kepentingan demokrasi.

Peranan itu dijalankan dengan menerapkan kode etik politik (melalui undang-undang) agar media massa terus-menerus mengidentifikasi kesamaan-kesamaan serta menghimpunnya dalam konsensus. Bukannya dengan gigih mempertahankan berbagai perbedaan di antara berbagai rumpun politik Indonesia. Media massa diharapkan dapat menjadi penjaga moral.

Dengan demikian, media massa dapat berperan untuk ikut membangun budaya demokrasi yang inklusif dan integratif. Dampaknya bagi masyarakat ialah mereka akan menjadi masyarakat yang terdidik untuk berpikir kritis dan konstruktif sebagai warga negara.

Yang pasti kembalikan arti sebenarnya dari peran media massa, bukan kepentingan pemilik atau kelompok atau bisnis semata. Sehingga peran media massa tetap sebagai media yang layak dipercaya.

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here