Mobil PLN Pecah Ban, Satu Tewas

Posted by on Jul 22, 2013 | Leave a Comment

PECAH BAN - Salah satu anggota Polantas Dolok Masihul menunjukkan mobil naas.

PECAH BAN – Salah satu anggota Polantas Dolok Masihul menunjukkan mobil naas.

Dolok Masihul – Kpkpos  Mobil dinas milik PLN Ranting Dolok Masihul yang dikemudikan Frans Sahat Manalu (22) mengalami pecah ban, Senin lalu sekitar pukul 20.WIB di Jalan Umum Dusun 3 Desa Kerapuh.

Akibatnya merenggut nyawa Ahmad Purba (55) pegawai PLN Ranting Dolok Masihul. Selain itu lima lainnya mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di RSU Kumpulan Pane Tebingtinggi.

Ahmad Purba warga Dusun Gang Becek Desa Martebing tewas di TKP (tempat kejadian perkara) setelah tertimpa mobil yang terguling dan langsung dibawa ke rumah duka.

Sementara lima lainnya mengalami luka-luka yakni Sudar (58) warga Aras Panjang, Ismail (36) warga Sei Rejo Sei Rampah, Andi Iswandi (27), Poniman (58), dan Tukiran (53) ketiganya warga Martebing. Kelima korban luka adalah bekerja di PLN Ranting Dolok Masihul dengan status Buruh Harian Lepas (BHL).

Keterangan diperoleh KPK Pos menyebutkan, pada hari naas tersebut rombongan baru pulang dari Silau Dunia Kabupaten Simalungun usai melakukan tugas rutin. Saat di lokasi kejadian ban belakang sebelah kiri pecah.

Karena melaju dengan kecepatan tinggi, mobil terguling dan mengakibatkan Ahmad Purba tewas tertindih mobil. Frans S Manalu warga Dusun 3 Desa Pasar Melintang Kecamatan Sei Bamban dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian dan disebut telah melanggar Pasal 310 Ayat (4) Yo Pasal 106 UU No.22 Tahun 2009 Tentang LLAJ.(ARM)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here