Oknum Lurah dan Kepling Pemeras Wartawan Resmi Ditahan

Posted by on Apr 02, 2018 | Leave a Comment

Medan РKoranAntiKorupsi Penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan secara resmi melakukan penahanan terhadap oknum Lurah Padang Bulan Selayang II NG (58) dan Kepling VI Sur (50), pasca  penangkapan di Kantor Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Kamis (15/3) sekira pukul 16.00 WIB.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yuda melalui Kanit Tipiter Iptu Ucox Rambe, ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler, Senin (26/3).

Dikatakan, keduanya ditahan di Sel Sat Tahti Polrestabes Medan setelah menjalani pemeriksaan secara intensif dan ditetapkan sebagai tersangka usai penyidik melakukan gelar perkara. Diakui, NG dan Sur ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap wartawan Drs EMB yang hendak mengurus Surat Keterangan Tanah (SKT).

“Memang benar, keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah kami melakukan gelar perkara. Untuk kepentingan proses hukum selanjutnya, kami melakukan penahanan terhadap kedua tersangka,” ujarnya.

Terpisah, Praktisi Hukum Julhery Sinaga SH menegaskan, penindakan terhadap oknum pemangku jabatan pelaku pemerasan merupakan tindakan positif yang patut diapresiasi. Menurutnya, penahanan tersangka ini harus dianggap sebagai pelajaran dan warning bagi pemangku jabatan lain untuk tidak melakukan hal serupa.

“Hal ini harus diapresiasi, penindakan terhadap oknum pemangku jabatan yang melakukan tindakan tercela, bahkan mencoreng instansinya. Saat ini, Pemko sedang gencar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tapi masih ada oknum yang merusaknya. Diharapkan, ini dapat menjadi pelajaran sekaligus peringatan (warning) bagi pemangku jabatan lainnya agar tidak terulang lagi,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, personil Sat Reskrim Polrestabes Medan mengungkap dugaan pemerasan terhadap pengurusan Surat Keterangan Tanah (SKT) di Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Kamis (15/3) sekira pukul 16.00 WIB. Dari operasi penangkapan itu, petugas mengamankan Lurah Padang Bulan Selayang II NG (58) dan kepala lingkungan (Kepling) VI Sur (50).

Informasi diperoleh wartawan, peristiwa itu berawal saat korban Drs EMB yang berprofesi sebagai wartawan mendatangi Kantor Kelurahan Padang Bulan Selayang II Jalan Bunga Mawar XII, Kecamatan Medan Selayang, beberapa waktu lalu.

Setelah bertemu lurah selaku pejabat berwenang, EMB menyampaikan keinginannya untuk mengurus SKT Camat pada objek tanah milik orangtuanya di Jalan Bunga Wijaya Kusuma VI, Pasar IV Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang.

Menanggapi rencana itu, NG lalu meminta EMB melakukan pengukuran terhadap objek tanah itu dengan didampingi Kepling Sur. Terkait petunjuk lurah meminta objek sekira 1000 M2 itu dibuat menjadi 3 SKT, Kepling Suryono meminta uang Rp600 ribu dari EMB dengan alasan untuk pembayaran formulir pendaftaran pengukuran, dan hasil pengukuran dituangkan menjadi surat ukur (SU) yang merupakan bagian berkas permohonan SKT Camat.

Setelah berkas permohonan SKT Camat dilengkapi, EMB menemui NG menanyakan kelanjutan pengurusan meliputi tandatangan lurah dan camat. Di hadapan Kepling Sur, oknum lurah itu meminta EMB menyiapkan uang Rp20 juta untuk biaya tandatangan camat dan lurah pada SKT itu. Setelah EMB mengaku berprofesi sebagai jurnalis, tersangka NG lalu meminta EMB menyiapkan uang Rp10 juta.

Setelah berhasil mengumpulkan uang bersama ahli waris lainnya, EMB menghubungi Kepling dan menyepakati pertemuan penyerahan uang Rp10 juta itu di Ruang Kerja Lurah Kantor Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kamis (15/3) sore. Usai menyerahkan uang dan meninggalkan ruang kerja lurah, korban diamankan personil Sat Reskrim Polrestabes Medan.(MOC)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here