Penanganan Perkara Andi Mallarangeng Mandeg

Posted by on May 27, 2013 | Leave a Comment

Jakarta  РKpkpos  Hampir lima bulan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyidik kasus dugaan korupsi terkait pengadaan sarana dan prasarana pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olaharaga Nasional (P3SON) Hambalang, dengan tersangka Andi Alfian Mallarangeng. Sayangnya, hingga kini kasusnya masih belum selesai, mandeg.

“Kasusnya masih terus kita kembangkan, jadi tidak mandeg. Memang berkas AAM (Andi Alfian Mallarangeng) belum P21 (lengkap) karena masih menunggu finalisasi hasil Perhitungan jumlah kerugian negara dari BPK,” kata Ketua KPK Abraham Samad melalui pesan singkat, di jakarta, Rabu pekan lalu.

Jadi, bantah Abraham Samad, tidak benar perkara tersangka AAM dihentikan.

“Jalan terus kok, tunggu saja nanti,” tambahnya.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP menjelaskan perhitungan kerugian negara dari pengadaan sarana dan prasarana dalam pembangunan P3SON di Hambalang, sudah memasuki tahap akhir.

“Sekarang sedang dalam proses finalisasi perhitungan keuangan negara. Minggu lalu, KPK yang ke BPK,” kata Johan.

Johan mengaku belum dapat memastikan kapan perhitungan kerugian negara dari proyek Hambalang tersebut akan selesai. Juga, terkait penahanan terhadap tiga tersangka kasus Hambalang, yaitu Andi Alfian Mallarangeng, Deddy Kusdinar dan Teuku Bagus Mokhamad Noor, tidak tergantung dari hasil perhitungan kerugian negara dari proyek Hambalang.

“Penahanan tersangka tidak terkait perhitungan kerugian negara,” ujar Johan.

Dalam kasus dugaan korupsi Hambalang, KPK diketahui telah menetapkan Andi Alfian Mallarangeng dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Hambalang, Deddy Kusdinar sebagai tersangka kasus korupsi hambalang. Keduanya, diduga menyalahgunakan kewenangan. Sehingga, diduga merugikan keuangan negara.(ENDY)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here