Pencanangan Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks di Nias

Posted by on Aug 07, 2017 | Leave a Comment

Nias – Kpkpos Wakil Bupati Nias, Arosokhi Waruwu,SH, MH membuka secara resmi pelaksanaan pencanangan bulan deteksi dini kanker serviks dalam rangka HUT BPJS Kesehatan ke-49 belum lama ini.

Turut hadir pada acara tersebut, Kepala BPJS Cabang Gunungsitoli Rudhi Suksmawan Hardhiko bersama Kadis Kesehatan Marthin L Harefa yang dipusatkan di UPT Puskesmas Hiliweto Gido.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli Rudhi Suksmawan Hardhiko pada kesempatan itu mengatakan kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia termasuk di wilayah Kepulauan Nias yang berlokasi di masing-masing Puskesmas yang dimulai dari tanggal 13 s/d 31 Juli 2017. Dan khususnya bagi kaum wanita yang peduli akan kesehatan rahimnya melalui pemeriksaan IVA untuk mencegah kanker leher rahim dimana tidak dikenakan biaya (gratis) hanya cukup dengan membawa kartu JKN-KIS yang masih aktif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, Marthin L Harefa pada sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, atas kepercayaan yang diberikan dengan dipusatkannya pencanangan bulan deteksi dini kanker serviks di wilayah Kabupaten Nias khususnya Hiliweto Gido.

Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nias khususnya kaum wanita yang aktif, kiranya menjauhkan rasa malu guna memeriksa kesehatannya melalui pemeriksaan IVA untuk mencegah kanker serviks itu sendiri,ujar kadis.

Sementara itu,Wakil Bupati Nias dalam arahan mengatakan Pemkab Nias menyambut baik pelaksanaan Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks dengan harapan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait upaya deteksi dini penyakit, khsusnya kanker serviks.

Menurut Wakil Bupati, berdasarkan data WHO, setiap tahun ribuan wanita meninggal karena kanker serviks yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia. Sementara di Indonesia pada data sistem informasi rumah sakit 2010, kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara yang mencapai 12.014 kasus dan kanker serviks sebanyak 5.349 kasus.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Nias melalui Dinas Kesehatan beserta seluruh jajarannya untuk menindaklanjuti kegiatan deteksi dini kanker serviks di selurah wilayah Kabupaten Nias.Sekaligus melaksanakan sosialisasi pada masyarakat, tak tekecuali para Camat dan Tim Penggerak PKK untuk berperan aktif dalam berbagai hal termasuk pencegahannya.

Sebelum dilaksanakannya pemeriksaan deteksi dini kanker serviks bagi kaum wanita, dr. Alexia melakukan sosialisasi singkat kepada kaum wanita yang berkesempatan hadir, bahwa kanker serviks cenderung mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual yang pada tahap awal, biasanya tidak memiliki gejala.

Sementara gejala yang paling umum ditemukan adalah terjadinya pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks di luar masa menstruasi atau setelah monopause.  (YAGI)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here