Penderita Gizi Buruk di Kabupaten Nias

Posted by on Aug 07, 2017 | Leave a Comment

Nias – Kpkpos Sangat disayangkan, ternyata  di wilayah Kabupaten Nias selama ini masih ada  penderita gizi buruk. Anehnya, setiap expos Bupati Nias kepada media tentang hasil capai kinerjanya selalu menyebutkan bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Nias setiap tahun selalu  meningkat.

Ternyata hal itu mungkin cuma isapan jempol belaka. Buktinya, Linia Gulo (12) warga Desa Dekha, Kecamatan Ma’u sudah menderita penyakit gizi buruk selama bertahun-tahun. Untung saja Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak di Pulau Nias mendapatkan anak ini sehingga akhirnya Linia dibawah ke RSUD Gunungsitoli untuk mendapatkan perawatan medis.

Anehnya, setelah Linia dirawat di rumah sakit dan sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya, barulah Pemkab Nias ikut prihatin tentang pemulihan kesehatan Linia. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, Marthin L Harefa, SKM, M.Kes menuturkan, pihaknya sudah berikan petunjuk kepada puskesmas untuk terus melakukan monitoring.

“Dalam hal ini bidan desa yang terus memantau perkembangan Linia pada kasus gizi buruk ini,” tutur Kadis saat ditemui awak media di sela sela acara pembukaan pencanangan pemeriksaan kanker serviks di Puskesmas Gudo.

Lanjut Marthin, pihaknya juga tetap memberikan Linia Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan untuk perawatan yang terkait dengan gizi buruknya tetap dilayani. Dalam hal ini melalui puskesmas, tapi yang menjadi kesulitan apabila terdapat penyakit penyerta yang memang sampai saat ini belum terdeteksi.

Diakhir penjelasannya, Kadis Kesehatan Kabupaten Nias juga mengatakan jika saat ini sudah sekitar 24 orang penderita gizi buruk yang dilayani.

Sementara itu berbagai sumber menyebutkan, keaktifan oknum bidan- bidan desa yang ditempatkan oleh Bupati Nias terutama yang tersebar di desa-desa terpencil ternyata jarang ngantor dengan berbagai alasan yang mengatakan tempat kerjanya rawan kriminalitas, bahkan ada juga yang menyebutkan tempat kerjanya jauh dari keluarganya.

Pengawasan melekat dari Bupati Nias dan jajarannya perlu ditingkatkan supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi.  Termasuk pimpinan-pimpinan Puskesmas sebaiknya tidak hanya duduk di belakang meja saja tetapi perlu juga sesekali turun ke desa-desa.

Apalagi masyarakat yang kurang mampu terkadang mereka hanya pasrah saja akan kesehatan keluarganya karena dibatasi oleh kondisi ekonomi yang memprihatinkan. (YAGI)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here