Pengacara Eks Bos Lippo Group Tolak Diambil Contoh Suara Oleh KPK

Posted by on Oct 08, 2018 | Leave a Comment

Jakarta – KoranAntiKorupsi Tersangka dugaan merintangi proses hukum Lucas menolak diambil contoh suaranya oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Contoh suara pengacara mantan Bos Lippo Group Eddy Sindoro itu diperlukan untuk mengecek kesamaan suara bukti elektronik yang dimiliki KPK.

“Namun, informasi yang saya dapatkan, tersangka menolak dilakukan pengambilan sample suara,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (4/10).

Febri mengatakan, atas penolakan tersebut, penyidik KPK akhirnya membuat berita acara penolakan penandatanganan atas berita acara penolakan pengambilan contoh suara tersebut.

“KPK tidak akan terpengaruh dengan penolakan ini. Karena penyidikan ini sudah didasarkan pada bukti yang kuat,” jelasnya.

KPK menetapkan Lucas sebagai tersangka kasus dugaan merintangi proses hukum terkait kasus suap penanganan perkara yang menjerat mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro di PN Jakarta Pusat. Lucas merupakan pengacara Eddy.

Lucas diduga melakukan perbuatan menghindarkan Eddy Sindoro saat akan ditangkap otoritas Malaysia dan dideportasi. Lucas juga berperan untuk tidak memasukkan Eddy Sindoro ke wilayah juridiksi Indonesia.

Eddy Sindoro sendiri merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengamanan sejumlah perkara di PN Jakpus. Sejak 2016 menjadi tersangka, Eddy Sindoro belum ditahan KPK. Lembaga antirasuah mengimbau agar Eddy Sindoro menyerahkan diri.

Penetapan tersangka terhadap Eddy Sindoro merupakan pengembangan kasus sebelumnya yang telah menjerat mantan Panitera Pengganti PN Jakpus Edy Nasution dan karyawan PT Artha Pratama Anugerah Doddy Aryanto Supeno.

Mereka diringkus dalam sebuah operasi tangkap tangan di areal parkir sebuah hotel di Jakarta Pusat pada April 2016. Penangkapan dilakukan sesaat setelah Doddy menyerahkan uang kepada Edy Nasution.(MC/IN)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here