Penghulu Mamugo dan Camat Tanah Putih Diduga Terbitkan SKRPPT Fiktif

Posted by on Mar 18, 2013 | Leave a Comment

Mamugo-  Kpkpos Penghulu Kepenghuluan Mamugo Juliar dan Camat Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir diduga terbitkan SKRPPT (Surat Keterangan Riwayat Pemilikan dan Penguasaan Tanah) fiktif, atas nama Wagimin, Ngadiran, Musriah, Putra dan Sumitro, masing-masing warga Dusun VII Perkebunan Melayu Kabupaten Asahan Sumatera Utara.

SKRPPT yang diterbitkan terdiri dari 5 surat. 1, Reg Penghulu No.0137/SKT/MMG-TP/2008, Reg Camat No.315/SK/TP/2008,  2. Reg Penghulu No.0138/SKT/MMG-TP/2008 Reg.Camat No.316/SK/TP/2008, 3.Reg Penghulu No.0139/SKT/MMG-TP/2008 Reg. Camat No.317/SK/TP/2008, 4. Reg. Penghulu No.0140/SKT/MMG-TP/2008 Reg. Camat No.318/SK/TP/2008, dan 5. Reg. Penghulu No. 0141/SKT/MMG-TP/2008 Reg. Camat No.319/SK/TP/2008, dengan luas lahan disebutkan seluas 20.000 M2, jumlah luas lahan dari 5 surat tersebut  10 hektar, harga itu, sebesar Rp89.000.000. Namun lahan yang telah memiliki SKRPPT tersebut, ternyata lahan milik orang lain.

Untuk mempertanyakan lahan seluas 10 hektar itu, Sumitro Cs, menyerahkan permasalahan lahan tersebut kepada Penggiat Anti Korupsi, Rohil Anirzam CS.

Berdasarkan surat kuasa yang ditanda tangani Sumitro CS, di atas meterai secukupnya tertanggal 27 Februari 2013, Kamis 7 Maret 2013 Anirzam menyurati Penghulu Mamugo dan Camat Tanah Putih dengan tembusan kepada Bupati Rokan Hilir dan Polres Rohil dengan harapan agar Kasus diduga penipuan ini, ditindak lanjuti.

Pengaduan tersebut direspon Camat Tanah Putih, masih kata Anirzam, bahwa dalam surat tersebut pihaknya mendesak Penghulu Mamugo dan Camat Tanah Putih mempertanggungjawabkan penerbitan SKRPPT yang telah bernomor register tersebut.

Menurut Anirzam, bahwa Sumitro CS, memperoleh lahan tersebut dari Ketua RW 2 Kepenghuluan Mamugo Sutrisno setelah pembayaran lahan tersebut dilunasi oleh Sumitro CS, dikerjakan dan dikelola untuk dijadikan kebun sawit.

Biaya pengelolaan lahan tersebut pihak Sumitro CS telah mengeluarkan biaya cukup banyak. Namun lahan yang telah dikerjakan Sumitro CS belakangan ini  dikuasai pihak lain. Penghulu Mamugo berjanji lahan milik Sumitro CS akan diganti ke lokasi yang lain, yang masih dalam kawasan Kepenghuluan Mamugo.

Namun hingga saat ini Lahan yang dijanjikan lokasinya tidak jelas. Artinya, SKRPPT yang  diterbitkan Penghulu Mamugo Juliar itu, di atas tanah milik orang lain. Hal ini identik dengan penipuan.  “Pengaduan kita ditangapi Camat Tanah Putih, akan dicari solusi yang terbaik,” ujar Anirzam.

Penghulu Mamugo Juliar ketika dikonfirmasi melalui hubungan seluler terkait dugaan SKRPPT fiktif tersebut, mengaku ada menerbitkan SKRPPT sebanyak 5 surat, atas nama Sumitro CS. Namun Juliar mengaku, tidak turun ke lapangan melakukan pengecekan lahan yang diganti rugi Sumitro CS tersebut.

Juliar mempercayakan kepada aparat desa yaitu Kepala Dusun Rokan Jaya  Zulkarnain, Ketua RW 02 Sutrisno, dan Ketua RT 01 Isak Monang Purba.

Menurut Juliar, jika lahan milik Sumitro CS tersebut tidak ada gantinya, maka pihaknya siap mengembalikan kerugian Sumitro CS.

“Sesuai kerugian yang diderita Sumitro Cs, sembari mengatakan untuk menindak lanjuti pertemuan sebelumnya Camat mengundang kembali 1 April 2013,” katanya (PUR)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here