Polisi Dilempari Saat Gerebek Kampung Narkoba

Posted by on Feb 05, 2018 | Leave a Comment

Petugas menginterogasi sambil membuka penutup wajah dua tersangka sabu yang melakukan pelemparan, Rabu (31/1)

Petugas menginterogasi sambil membuka penutup wajah dua tersangka sabu
yang melakukan pelemparan, Rabu (31/1)

Medan – Kpkpos Upaya perlawanan atas penangkapan pelaku narkoba dialami petugas Polsek Medan Timur. Penggerebekan yang dilakukan terhadap terduga kampung narkoba di Jalan Ampera III, Medan dilawan dengan lemparan batu, Rabu (31/1) dinihari.

Akibat perlawanan yang dilakukan warga membuat seorang bocah berinisial AF (14) warga Jalan HM Said, tertembak petugas karena turut melakukan pelemparan terhadap mobil petugas. Guna pertolongan pertama, bocah tersebut dilarikan petugas kepolisian ke RS Bhayangkara Medan.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu, mengatakan, awalnya personel Reskrim mendapatkan laporan dari masyarakat adanya sekumpulan pemuda yang tengah bermain judi sembari mengonsumsi narkoba di pinggir jalan.

Dari laporan berharga tersebut, petugas segera bergerak melakukan penggerebekan sekaligus penangkapan. Namun, saat penangkapan dilakukan, dua pengendar narkoba bernama Siwa dan Hendrian berteriak maling hingga warga yang mendengar teriakan petugas langsung melakukan pelemparan secara brutal.

“Karena suasana di TKP tidak kondusif, petugas terpaksa memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, tembakan peringatan tidak diindahkan warga, sehingga kembali diletuskan tembakan dan terkena remaja berinisial AF,” terang Wilson di RS Bhayangkara Polda Sumut.

Wilson menuturkan, AF remaja yang terkena tembakan turut dalam penyerangan mobil petugas. Dari hasil test urine, AF yang telah lama putus sekolah itu positif mengonsumsi narkoba.

“AF positif mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi,” sebutnya.

Disinggung mengenai keberadaan korban di TKP, Wilson mengaku masih melakukan penyelidikan, apakah adanya hubungan AF dengan para pengedar narkoba di lokasi penangkapan.

“Masih kita selidiki. Saat ini AF masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara,” katanya.

Dalam penangkapan itu, sambung Kapolsek, dari tangan kedua tersangka disita barang bukti 2 paket kecil sabu, batu untuk menyerang petugas. Dari hasil pemeriksaan diketahui, tersangka Siwa merupakan residivis kasus pemukulan disertai pengeroyokan.

“Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan pasal tentang narkotika dengan ancaman di atas 10 tahun penjara,” pungkas Wilson. (ACO)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here