Polisi Tembak Spesialis Pembobol ATM

Posted by on Jan 14, 2019 | Leave a Comment

Untitled-6Medan – KoranAntiKorupsi Dua dari tiga tersangka komplotan spesialis pencurian ATM yang kerap beraksi di sejumlah lokasi di Medan dan bahkan ke luar kota seperti di Binjai ditembak petugas Polsek Medan Sunggal.

Keduanya adalah, Taufik Hidayat alias Dapit (31), warga Jalan Air Bersih Ujung Kompleks Residen Blok II, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai dan Indra Widyanto Pratama Nasution (31), warga Jalan Seksama Gang Jati Bamban, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas.

Kedua tersangka ditembak di bagian betis karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan ketika ditangkap. Sementara seorang pelaku lain berinisial R masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi didampingi Panit Reskrim Ipda Krismanto Sinaga, Rabu (9/1) menyebutkan, Kedua tersangka diringkus berdasarkan laporan pengaduan korban, Iyan Suhadi (28), warga Jalan Pungguk No 20, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal.

Saat itu korban menyuruh keluarganya, Rezky Mulia (23) untuk mengambil uang melalui ATM di Jalan Sei Mencirim Desa Payageli, Kecamatan Sunggal Deli Serdang. Saat saksi hendak mengambil sejumlah uang, ATM Mandiri milik korban tersangkut.

Saat Rezky Mulia keluar ruang ATM, seorang dari komplotan pelaku berinisial R datang dan menawarkan bantuan. Pelaku berhasil mengelabui korban dengan cara menukar kartu ATM yang sudah dipersiapkan dengan kartu ATM miliknya dan langsung pergi.

Setelah itu, saksi (Rezky Mulia) masuk kembali ke ruangan ATM dan mencoba untuk mengambil sejumlah uang. Namun kartu yang diberikan pelaku tetap tidak dapat dipergunakan.

Rezky Mulia yang keluar dari ruangan ATM langsung disambut komplotan pelaku, Taufik Hidayat dengan berpura-pura memberikan bantuan. Rezky Mulia menuruti semua permintaan pelaku hingga memberikan nomor PIN kartu ATM milik korban.

Setelah mendapatkan PIN tersebut, ketiga pelaku langsung kabur mengendarai mobil Toyota Avanza nomor polisi BK 1144 EB. Tersangka Indra selanjutnya menguras habis isi ATM korban senilai Rp12.799.000. Kasus itu dilaporkan ke Polsek Medan Sunggal.

Panit Reskrim Iptu Japry Simamora memimpin penangkapan bersama sejumlah anggotanya  berdasarkan laporan korban langsung melakukan pengejaran. Taufik dan Indra diringkus tidak jauh dari rumahnya di Jalan Seksama.

Saat dilakukan penangkapan, kedua pelaku berusaha kabur. Walau sudah diberikan tembakan peringatan, namun kedua pelaku tetap berusaha kabur hingga petugas memberikan tindakan tegas terukur di bagian betis mereka.

Kepada polisi, kedua pelaku mengaku sudah berulangkali berhasil melakukan aksinya di Kota Medan, bahkan Hingga ke kota Binjai. (ACO)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here