Presiden Jokowi Penuhi Semua Permintaan Nyak Sandang

Posted by on Feb 25, 2019 | Leave a Comment

Nyak Sandang bersama anak dan menantunya  menunjukkan tiket Umroh.

Nyak Sandang bersama anak dan menantunya menunjukkan tiket Umroh.

Banda Aceh – KoranAntiKorupsi Nyak Sandang (91) salah satu warga Aceh pemilik obligasi yang ikut menyumbangkan hartanya saat pemerintah Republik Indonesia membeli pesawat Seulawah RI 001 di awal kemerdekaan.

Karena memiliki dokumen yang cukup berharga itu, pada bulan Maret 2018, Nyak Sandang diundang Jokowi ke Istana Negara di Jakarta. Pertemuan dengan orang nomor satu di Indonesia itu tak disia-siakan oleh Nyak Sandang.

Pria asal  Lamno Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, ini menyampaikan beberapa permintaan kepada Presiden jokowi.

Pertama, minta diobati penyakit katarak yang mengganggu penglihatannya. Presiden menyahuti permintaan itu. Mata Nyak Sandang dioperasi pada akhir Maret 2018 di RSPAD Gatot Subroto. Tim dokter berhasil mengangkat katarak (membran transparan di lensa mata yang menghalangi jalan masuknya cahaya) yang ia derita.

Alhamdulillah, mata saya sudah terang untuk melihat.  Tujuh tahun saya tak bisa melihat, malam itu langsung Presiden telepon ke rumah sakit, alhamdulillah setelah dioperasi saya bisa melihat, dan sudah bisa membaca kata Nyak Sandang.

Permintaan kedua Nyak Sandang kepada Jokowi adalah minta diberangkatkan ke Tanah Suci untuk berhaji. Namun, karena prosesnya lama dan mengingat kondisi kesehatan Nyak Sandang semakin menurun, Presiden Jokowi akhirnya menawarkan ibadah umrah.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat bertemu Nyak Sandang di sela-sela kunjungan kerja Jokowi ke Aceh beberapa waktu lalu.

Tawaran itu pun diterima Nyak Sandang. Permintaan kedua Nyak Sandang ini juga dikabulkan Jokowi. Direncanakan, Nyak Sandang bersama anaknya Khaidar dan menantunya Nailis Safwati akan berangkat ke Tanah Suci pada 5 Maret mendatang.
Insyaallah kami dari keluarga Nyak Sandang sangat terharu dan berterima kasih kepada Bapak presiden Jokowi yang telah memenuhi janjinya untuk kami pergi umrah. Uangnya sudah disetor ke travel,” kata Khaidar, anak Nyak Sandang.

Permintaan terakhir Nyak Sandang kepada Presiden Jokowi adalah agar dibangun sebuah masjid di gampongnya, Desa Lhuet (Lamno), Kecamatan Jaya, Aceh Jaya. Permintaan ini pun dikabulkan Presiden Jokowi. Kantor Kepresiden juga sudah mengonfirmasikan mengenai pembangunan masjid di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya dan akan direalisasi pada tahun ini.

Dalam waktu dekat, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan turun ke lokasi untuk memulai pembangunan masjid yang sudah dirintis oleh masyarakat setempat sejak sembilan tahun silam. ”Masjid belum dibikin, tapi orang Istana Negara sudah turun. Kami tidak sanggup membalas, hanya Allah yang bisa membalas ini semua,” kata Khaidar anak dari Nyak Sandang ketika konfrensi pers di Banda Aceh senin pekan lalu, dia tak mampu meluapkan kebahagiaannya karena tiga permintaannya telah dikabulkan Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, dia doakan Jokowi agar bisa terpilih kembali menjadi Presiden RI pada pemilu kali ini. ”Beu meuteumueng duek sigoe teuk, mangat jeut lon jak lom u Jakarta siat. (Semoga terpilih sekali lagi, supaya saya pun bisa ke Jakarta lagi),” kata Nyak Sandang dalam konfrensi persnya.

Di antara tiga permintaan itu, Nyak Sandang sempat ragu soal pembangunan masjid yang telah dijanjikan Jokowi. Dia sempat malu dan khawatir dengan orang di desanya jika pembangunan masjid yang telah dijanjikan itu tak dipenuhi.  Namun  sekarang alhamdulillah lokasi pembangunan masjidnya sudah di tinjau pungkas Nyak Sandang. (YAN)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here