Proyek Dana Desa Diduga Fiktif, Kantor Kades Suak Raya Disegel Warga

Posted by on May 27, 2019 | Leave a Comment

segelAceh Barat – KoranAntiKorupsi Warga Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat menyegel kantor desa setempat, Kamis kemarin. Penyegelan tersebut dilakukan atas dugaan proyek fiktif yang dilakukan aparat desa.

Penyegelan dilakukan dengan cara pintu masuk ke kantor keuchik dipalang dengan kayu dan dipasang beberapa spanduk serta tripek ukuran 1 x 1 meter yang dipenuhi tulisan. Pada spanduk tersebut bertuliskan tolong usut dana desa 2016, 2017 dan 2018. Selain itu juga ada tulisan kami bersaudara, jangan pisahkan kami dengan dana desa.

Tidak hanya itu, juga terdapat tripek yang merincikan beberapa dugaan proyek fiktif meski anggaran telah dicairkan dari kas desa. Adapun beberapa dugaan proyek fikit tersebut diantaranya proyek pemeliharaan jalan Daud Saad, dengan besaran dana yang dialokasikan Rp 28 520.000 tahun anggaran 2016.

Pemeliharaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Enceng Gondok sebesar Rp 19.000.000 tahun anggaran 2017, Pembangunan Rumah Toko Badan Usaha Milik Gampong tahap 1 sebesar Rp.30.000.000, Pembangunan saluran irigasi Cot Limut tahun anggaran 2018 sebesar Rp.24.000.000 dan lumbung padi desa sebesar Rp.15.000.000.

Salah seorang warga yang ikut dalam aksi penyegelan kantor desa tersebut, Zaidan mengaku pernah mempertanyakan terhadap pembangunan beberapa proyek yang diduga fiktif tersebut saat berlangsungnya rapat desa. Namun sayangnya ia malah diusir dalam rapat tersebut karena mempertanyakan beberapa proyek yang diduga fiktif tersebut.

Uang diambil tapi proyek tidak dikerjakan, pembangunan Ruko BUMG sampai sekarang belum ada, tanahnya pun sudah diperjualbelikan, ketika saya tanyakan di dalam rapat, saya malah diusir, dengan disegelnya kantor desa, kami meminta dan berharap adanya kejelasan dari aparat desa tentang anggaran tersebut. (YAN)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here