Proyek di Pemko Dumai Sarat KKN

Posted by on Aug 21, 2017 | Leave a Comment

proyek-dumaiDumai – Kpkpos Ketua Umum YLBHN Dumai Ir.M.Hasbi mendesak aparat penegak hukum mengusut ketidak adilan Pemko Dumai terkait pelaksanaan lelang proyek APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2017. Pelaksanaan lelang proyek APBD TA.2017 diduga kuat sarat dengan KKN seperti yang terjadi pada pelaksanaan lelang proyek  di Dinas PU Dumai Bidang Cipta Karya.

Disebutkannya, ada 2 (dua) paket proyek penunjukan langsung (PL) yang diberikan pada CV.Sarana Adil Sejahtera yaitu Rehab rumah dinas Kapolres Dumai senilai  Rp.169.890.000 dan Rehab rumah dinas  Wakapolres Dumai senilai Rp.169.890.000.

Menurut undang-undang dan peraturan, tidak dibenarkan Pemko Dumai mengalokasikan dana APBD terhadap instansi vertical. Pengalokasian dana APBD terhadap instansi vertical ini patut dipertanyakan, kata Hasby kepada wartawan, Kamis (17/8)

Selain itu, masih banyak paket PL yang dijalankan tidak sesuai mekanismenya. Salah satunya proyek pembangunan sejumlah sumur bor di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Dumai.

Dalam mekanisme paket penunjukkan langsung, menurut Hasby, harusnya ada 3 perusahaan yang ikut dalam penawaran, namun hal itu tidak dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Dumai, antara lain proyek pembangunan sumur bor SD. 013 Mekar Sari dengan biaya sebesar Rp.184.500.000, pembangunan sumur bor SD.015 Kelurahan Gurun Panjang senilai Rp.184.400.000,Pembangunan sumur bor SMPN 20 Dumai senilai Rp.184.400.000 dan pembangunan sumur bor SMPN 12 Dumai senilai Rp.184.500.000.

Dikatakan Hasbi, tahun anggaran 2017 setidaknya ada 19 paket proyek bidang SDA, sebagai bentuk realisasi dana aspirasi,dari rakyat untuk rakyat, namun pelaksanaanya diduga sarat dengan KKN.

Hasbi menduga ada konspirasi antara Dinas PU Bidang Bina Marga, Thabrani sebagai penaggungjawab pelaksana proyek dengan aggota DPRD Dumai dalam menentukan 19 paket proyek tersebut.

Saat ini proyek yang sedang dilaksanakan yaitu peningkatan jalan Kelakap Tujuh Ratusima TA.2017 dengan nilai Rp35.473.265.000 yang bersumber dari dana DAK. Dalam pelaksanaannya dilapangan tidak ada dicantumkan dalam plank proyek panjang dan lebar jalan. Begitu juga pada perbaikan jalan Sultan Syarif Kasim belum terlihat adanya pekerjaan, kata Hasbi.(PUR)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here