Proyek Pengaspalan Halaman Gedung Dewan Berbiaya Rp1 M “Amburadul”

Posted by on Jan 08, 2018 | Leave a Comment

Medan – Kpkpos Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut Drs Baskami Ginting melihat, proyek pengaspalan halaman parkir gedung dewan berbiaya Rp1 miliar terkesan amburadul dan  asal jadi. Sebab di sejumlah titik dilakukan “tambal sulam” dan sangat terlihat bekas pengaspalan tidak merata.

“Proyek pengaspalan halaman parkir gedung dewan yang anggarannya bersumber dari APBD TA 2017 ini sangat amburdul, kita mendesak Pimpro (pimpinan proyeknya) segera melakukan perbaikan dengan mengaspal ulang, agar jangan terlihat seperi proyek tambal sulam,” ujar Baskami Ginting kepada wartawan, Rabu (3/1) di DPRD Sumut.

Bahkan Baskami mendesak Sekwan DPRD Sumut H Erwin Lubis jangan hanya marah-marah kepada Pimpronya melihat hasil kinerjanya mengaspal halaman parkir gedung dewan. Tapi harus menuntut dilakukan pengaspalan ulang, sebab proyek seluas 300 meter tersebut sangat tidak berkualitas.

“Sekwan DPRD Sumut jangan hanya sekedar marah-marah, tapi seharusnya menuntut Pimpro melakukan pengaspalan ulang. Jika tidak, segera adukan kepada aparat penegak hukum, untuk dilakukan pengusutan, sebab sangat kita sesalkan, proyek di depan mata anggota legislatif dilakukan asal jadi,” tandas Baskami.

Seperti diketahui, ujar Kabag Umum Sekwan DPRD Sumut Effendi Batubara, akibat proyek pegaspalan halaman parkir gedung dewan dikerjakan asal jadi, Sekwan sempat marah-marah terhadap kontraktornya, sehingga pihak kontraktor melakukan pengaspalan ulang secara “tambal sulam”.

“Memang hasilnya terkesan kurang baik dan terburu-buru, sehingga pak Sekwan marah kepada pelaksana proyek dan meminta agar dilakukan pengaspalan ulang di sejumlah titik yang kelihatan sangat tipis. Setelah dilakukan pengaspalan ulang, halaman parkir bukan malah rata, tapi sudah seperti tambal sulam,” ujar Effendi.

Berkaitan dengan itu, Baskami Ginting mengingatkan Pimpro pengaspalan halaman parkir gedung dewan  untuk melakukan pengaspalan ulang secara keseluruhan, jangan lagi terlihat seperti proyek “tambal sulam” atau proyek tutup lubang yang sangat mengganggu kualitas proyek.

“Proyek ini berada di lingkungan dewan yang pasti jadi perhatian publik apalagi internal dewan. Jadi kita sangat mendesak kepada pelaksana proyek agar benar-benar kembali mengerjakan pengaspalan tersebut sesuai dengan kontraknya. Jangan lagi main-main di era saat ini,” ujar Baskami.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman SSos juga sangat menyesalkan “amburadulnya” pengerjaan proyek pengaspalan halaman parkir gedung dewan sepanjang 300 meter tersebut. “Beraninya Pimpro mengerjakan proyek yang terkesan kurang berkualitas di lingkungan dewan. Ini harus diusut demi penegakan hukum,” katanya singkat.(IN/BBS)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here