Proyek Terbengkalai Ditemukan di Pemukiman Pengungsian Sinabung

Posted by on Apr 02, 2018 | Leave a Comment

Medan – KoranAntiKorupsi Kalangan DPRD Sumut menemukan proyek pembangunan usaha ternak dan bio gas  di pemukiman pengungsi erupsi Gunung Sinabung untuk masyarakat 3 desa (Desa Simacem, Sukameriah dan Bekerah) di Siosar Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo terbengkalai dan ditumbuhi semak belukar. Miliaran rupiah anggaran pembangunan peningkatan perekonomian rakyat pengungsi pun terbuang sia-sia.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Sumut yang juga putra daerah Karo Drs Baskami Ginting dan Siti Aminah Peranginangin kepada wartawan, Selasa (27/3) ketika dihubungi melalui telepon seusai melakukan kunjungan ke  proyek pembangunan usaha ternak tersebut.

“Bangunan untuk usaha ternak ayam di lokasi pemukiman 3 desa dengan jumlah 370 KK (kepala keluarga) sudah  terbengkalai. Bahkan material-material bangunan juga banyak hilang dan rusak. Kondisinya di lokasi  yang luasnya masing-masing sekitar  2 hektare kini ditumbuhi semak-belukar,” ujar Baskami.

Begitu juga bangunan bio gas yang dibangun di setiap pemukiman (tiga tempat) serta beberapa bangunan kios untuk pajak tradisional di depan Gereja Oikumene oleh Dinas Koperasi yang dananya bersumber dari dana BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) 2016 juga terbengkalai dan tidak pernah dikelola dengan baik.

“Sejumlah bangunan fisik ini sudah terabaikan dan tidak pernah dikelola sejak selesai dibangun. Kita harapkan adanya perhatian dan pengawasan Pemkab Karo, agar anggaran yang sudah digunakan untuk pembangunan proyek tersebut tidak mubazir,” tandas Baskami.

Jika  masing-masing bangunan, seperti peternakan, bio gas dan pajak tradisional diberdayakan oleh instansi terkait, bekerja-sama dengan masyarakat pengungsi, tentunya akan dapat lebih meningkatkan perekonomian masyarakat pengungsi yang sudah lama menderita hidup di pengungsian, kata Siti Aminah.

Siti Aminah yakin, jika bangunan itu terus dibiarkan tanpa pernah diberdayakan, semua akan lapuk dan roboh. Apalagi saat ini sudah banyak  material bangunan ternak ayam berhilangan dan kemungkinan dalam waktu yang tidak begitu lama, akan rata dengan tanah.

Ketika hal ini dikonfirmasi wartawan kepada Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karo Martin Sitepu, tidak berhasil, karena menurut stafnya sedang  bertugas di Yogjakarta.

Namun  Sekretaris BPBD Sarjana Ginting yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, mengarahkan agar wartawan konfirmasi ke Kabid Suharta. Tapi Kabid Suharta mengarahkan ke Kabid Kedaruratan Natanael Peranginangin yang menangani pembangunan kandang ayam dan bio gas tersebut.

Natanael juga tidak dapat menjelaskan secara detail perihal bangunan ternak ayam yang terbengkalai di tiga lokasi pengungsian di Siosar. “Kurang etis kalau saya yang berkomentar. Silakan saja kepada Kepala BPBD Karo bang,” ujar Natanael.(NET)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here