Ratusan Nelayan Mengamuk Rusak, Kendaraan Polisi Dirusak

Posted by on May 14, 2018 | Leave a Comment

Banten – KoranAntiKorupsi Ratusan nelayan di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, mengamuk dan merusak fasilitas milik Mapolsek Bayah, Sabtu (12/5). Kemarahan ratusan nelayan itu dipicu karena dua orang nelayan ditabrak pada saat terjadi penangkapan bos Benur di wilayah setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu unit kendaraan patroli polisi dan dua unit motor dibakar massa dan jendela kaca kantor Mapolsek dirusak.

Peristiwa tersebut terjadi disaat kedatangan ratusan nelayan ke Mapolsek Bayah bermaksud mencari mobil Avanza hitam yang menabrak dan menangkap nelayan. Mobil Avanza hitam tersebut diduga milik petugas polisi, karena pada saat penangkapan membawa senjata laras panjang dan mengeluarkan pistol.

“Saya lagi jalan tahu-tahu ditabrak dari belakang sama mobil Avanza warna hitam itu, mobilnya gelap terus lari kencang dan dikejar sama massa,” ujar Herdi salah satu nelayan yang menjadi korban.

Hingga berita ini dilansir Kapolsek Bayah AKP Sadimun belum dapat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut. Sementara, aksi massa nelayan gabungan dari nelayan Pulomanuk, Bayah dan Cisolok Sukabumi masih berlangsung

Sementara itu Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya masih menelusuri penyebab terjadinya kerusuhan nelayan di Polsek Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (12/5). Hingga saat ini laporan yang diterimanya masih simpang siur terkait pemicu amarah ratusan nelayan tersebut.

“Masih simpang siur. Ada yang melaporkan terkait dengan masalah penangkapan benur, yang kemudian terjadi perlawanan, kemudian mengakibatkan massa marah dan menyerang polsek,” katanya, Sabtu (12/5).

Pihaknya juga saat ini tengah menelusuri penyebab terjadinya kerusuhan nelayan di Polsek Bayah. “Ini masih kita telusuri apakah betul ada peristiwa tersebut. Ini masih kita dalami yang jelas ini saya lagi meluncur ke TKP,” ungkapnya.

Sigit menyebut sejauh ini laporannya yang diterimanya kondisi kantor Polsek Bayah mengalami rusak. “Sementara yang rusak kaca Polsek dan kaca mobil patroli. Kalau pembakaran ban saja,” tegasnya.

Saat ini pihaknya pun tengah menenangkan massa aksi untuk tidak anarkis dalam melakukan aksi unjuk rasanya. “Sementara langkah yang kita lakukan berusaha meredam masyarakat. Kalau betul ada oknum anggota akan kita usut jika melakukan pelanggaran. Katanya marah karena saat penangkapan, ada konflik. Masih simpang siur,” tegasnya.

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here