Spanduk Dukungan Moril Untuk Kopassus Beredar

Posted by on Apr 08, 2013 | Leave a Comment

JAKARTA – Teka-teki siapa pelaku penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, yang menewaskan empat orang pelaku  pembunuhan anggota TNI Serka Heru Santoso, terjawab sudah. Mabes AD mengatakan pelaku penyerangan adalah 11 orang anggota  Kopassus.

Berbagai komentar baik yang bernada mengecam hingga mendukung pun bermunculan menanggapi hasil investigasi dari tim internal  TNI AD. Tidak hanya itu, pasca diungkapnya pelaku penyerangan terhadap LP Cebongan, saat ini muncul spanduk-spanduk yang  berisi dukungan terhadap tindakan 11 anggota Kopassus dari Group 2 Kartosuro.

Dalam spanduk yang terpasang di perempatan Gendengan, Purwosari, Solo, itu salah satunya menuliskan bangga dengan sikap  ksatria yang ditunjukan oleh anggota Kopassus. Sementara di salah satu spanduk lainnya, yang dipasang oleh Mega Bintang,  menuliskan dukungan untuk TNI dan Polri dalam memberantas preman.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR yang membidangi hukum, Ruhut Sitompul mengatakan, pembunuhan terhadap empat preman yang ditahan di LP Cebongan, Sleman dinilai sebagai hal yang wajar. Sebab, penyerbuan 11 anggota Kopassus itu sebagai bentuk pembelaan terhadap anggota Kopassus yang dibunuh.

Menurutnya, penyerbuan itu bukan karena  tidak ada sebab. “Jiwa korsa itu adalah hukum alam, jadi jangan main api nanti terbakar. Jangan pukul wartawan, jangan pukul  tentara,” kata Ruhut, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat.

Lanjut Ruhut, pengungkapan kasus pembunuhan yang dilatarbelakangi balas dendam sebagai apresiasi terhadap aparat TNI. Dalam  kesempatan itu, dia mengapresiasi proses hukum yang dilakukan TNI.

“Jangan lihat tentara sekarang dengan orde baru, apalagi sekarang pemerintah dipimpin Presiden SBY yang notabene adalah TNI.  Semua yang berkaitan dengan hukum harus terbuka,” kata politikus Partai Demokrat itu. (IC/BBS)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here