Surya Paloh Ingatkan Fraksinya untuk Perkuat KPK

Posted by on May 08, 2017 | Leave a Comment

Jakarta – Kpkpos Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengingatkan fraksinya di DPR untuk terus berkomitmen menguatkan lembaga penegak hukum antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut  Surya, sebagai salah satu lembaga penegak hukum, KPK juga perlu mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk dari partai politik yang memiliki kekuatan di parlemen. Terkait rencana pengunaan hak angket KPK, dirinya pun meyakini tidak dilakukan dengan maksud untuk melemahkan.

Dikatakan, hak angket merupakan salah satu hak yang melekat kepada DPR, di mana dapat dilakukan sebagai suatu alat melakukan fungsi pengawasan.

“Kita ingin KPK yang kuat, tapi kita tidak boleh melemahkan dewan kita. Apa yang menjadi luar biasa ketika dewan menggunakan hak mereka? Apa yang luar biasa? Bahkan KPK menyuruh, silakan saja,” kata Surya Paloh, ketika ditemui, Selasa,¬† di Jakarta.

Menurutnya, tidak ada satu lembaga pun baik di eksekutif maupun legislatif, termasuk KPK sekalipun yang luput dari kesalahan dalam menjalankan tugasnya. Sehingga, usulan hak angket DPR kepada KPK merupakan mekanisme pengawasan yang wajar.

Dirinya pun mengaku telah memastikan kepada anggota Fraksi NasDem di DPR bahwa hak angket tersebut dilakukan bukan untuk menjatuhkan KPK, tapi untuk melaksanakan tugas dan fungsi DPR.

“Kau laksanakan hak angket KPK untuk apa? Niat baik? Oh baik. Oh mau cek apakah jalan proseduralnya. Boleh, enggak ada yang salah. Justru aneh kalau dianggap luar biasa, itu namanya kita melemahkan dewan,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi III dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni mengamini bahwa pihaknya telah mendapatkan izin dari Surya Paloh untuk menjalankan hak angket.

“Sebelumnya saya sudah lapor kepada ketua umum, dan beliau katakan silakan jalan,” kata Sahroni.

Menurutnya, hak angket tersebut sama sekali memang tidak bermaksud melemahkan KPK. Bahkan, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat lembaga antikorupsi tersebut.

“Saya akan menjadi orang yang menjamin tidak akan melemahkan KPK. Saya akan berjihad jika ada pihak yang mau melemahkan KPK,” tegasnya.

Lebih jauh dirinya mengibaratkan hubungan DPR dengan KPK seperti hubungan orangtua dengan anaknya. Di mana peran orangtua harus melakukan pengawasan dan menjaga, serta memperkuat.

“Inilah hak angket yang akan dilakukan oleh DPR, bagian dari menjaga anaknya tetap baik dan hebat. Angket menjadi bagian dari kontrol,” katanya.

Oleh sebab itu, penguatan kepada KPK harus tetap dilakukan, apalagi pemberantasan korupsi sampai dengan saat ini masih harus terus dilakukan.

“Angket dimaksud bukan untuk melemahkan KPK. KPK harus kuat dan wajib melaksanakan tugasnya memberantas korupsi. Angket bagian yang melekat dalam fungsi pengawasan,” ujarnya. (IN/BBS)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here