Tiga Penulis Lokal Peduli Labuhanbatu

Posted by on Feb 20, 2017 | Leave a Comment

PARA penulis dan muspida berfoto bersama usai launching buku di halaman mesjid Raya Al Ikhlas Rantauprapat.

PARA penulis dan muspida berfoto bersama usai launching buku di halaman mesjid Raya
Al Ikhlas Rantauprapat.

Rantau Prapat – Kpkpos Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Labuhanbatu bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi Labuhanbatu melaunching tiga judul buku karya 2 penulis lokal Labuhanbatu, di halaman Mesjid Raya Al Ikhlas komplek asrama Haji Rantauprapat, Selasa.

Sebanyak 3 judul buku yang diterbitkan oleh kantor arsip dan perpustakaan daerah Kabupaten Labuhanbatu tersebut merupakan buku bergenre sejarah, epos perjuangan dan pengenalan kebudayaan daerah Labuhanbatu.

Launching 3 judul buku tersebut yakni 1 buku karangan Almarhum Raja Azman Syarif berjudul “Selayang Pandang Labuhanbatu Pusaka Bertuah Anak Negeri” dan dua buku karangan Zulfan Ajhari Siregar berjudul “Bunga Rampai Labuhanbatu di tanah aku dibuai ibu serta “Macan dari Pesisir,”.

Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap SE, MM saat menyaksikan launching tersebut menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu turut mendukung diterbitkanya buku bergenre daerah Labuhanbatu sebagai penambah wawasan sejarah dan khazanah budaya Labuhanbatu yang akan diwariskan kepada generasi bangsa khususnya generasi muda di Labuhanbatu.

Sehingga makna sejarah dari cita – cita para pendahulu bangsa dapat diteruskan oleh generasi mendatang.  “Kita patut berterimakasih bahwa masih ada penulis kita yang merupakan putra daerah yang masih peduli dengan sejarah untuk generasi mendatang,” kata Pangonal.

Sehingga dia berharap nantinya buku-buku karya sastrawan Labuhanbatu ini dapat mengisi perpustakan di sekolah-sekolah sebagai penambah wawasan seluruh siswa-siswi Labuhanbatu.

Dia juga berharap agar seluruh Kepala Satuan Perangkat Daerah dapat mengerti tentang sejarah Labuhanbatu dari 3 buku yang diterbitkan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Labuhanbatu.

Sementara itu dalam dialog dengan para penulis yang digelar beberapa saat itu, Raja Azmi anak dari penulis Raja Azman Syarif menyebutkan bahwa buku Selayang Pandang Labuhanbatu tersebut merupakan hasil riset oleh almarhum ayahnya selama 10 tahun yang merupakan persembahan dari almarhum untuk masyarakat Labuhanbatu.

Sedangkan sastrawan penulis dua judul buku “Macan dari Pesisir,” dan  “Bunga Rampai Labuhanbatu ditanah aku dibuai ibu,” Zulfan Ajhari Siregar mengatakan, bahwa karya sastranya macan pesisir merupakan novel sejarah hasil risetnya selama beberapa tahun yang menceritakan perjalanan perjuangan kemerdekaan republik Indonesia dan revolusi sosial yang terjadi terhadap kaum bangsawan di Labuhanbatu.

Menurutnya novel sejarah itu sendiri sudah selesai ditulis sekitar 15 tahun lalu dan baru saat ini dapat diterbitkan. “Khusus untuk buku bunga rampai Labuhanbatu saya menyelesaikanya dalam waktu dua bulan,” ujarnya.

Sementara H Muhammad Idris Lubis mantan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Labuhanbatu yang merupakan editor ketiga buku tersebut menjelaskan, bahwa buku-buku yang diterbitkan merupakan hasil dari konsistensi kerja para pengarang untuk dipersembahkan kepada masyarakat Labuhanbatu. (HAH)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here