Walikota Banjarmasin Suap Bupati Rp3 M

Posted by on Mar 17, 2014 | Leave a Comment

Jakarta- Kpkpos  Wali Kota Banjarmasin berinisial MHD tersangkut kasus suap. MHD menyuap mantan Bupati Tanah Laut, AD Rp 3 miliar. Suap ini dilakukan MHD supaya usahanya lancar.

Dia meminta agar AD tidak banyak menuntut perihal tapal batas perusahaan MHD yang melewati daerah Tanah Laut.

“Wali Kota Banjarmasin, selaku pemegang saham izin usaha pertambangan PT Binuang Jaya Mulia, mempunyai keinginan agar lokasi izin usaha pertambangan masuk ke wilayah Kabupaten Tanah Lumbun,” terang Kombes Pol Darmanto, Kasubdit 3 Ditipikor Bareskrim Polri, Kamis (13/3).

Hal ini dilakukan MHD agar dia tidak perlu lagi membuat Surat Izin Usaha Perdagangan kembali. Padahal masih ada sengketa perbatasan antara Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Tanah Lumbun.

“Dengan maksud agar AS selaku bupati Tanah Laut menyerahkan penyelesaian batas antara kabupaten Tanah lumbu dan Tanah Laut kepada gubernur Kalimantan Selatan untuk ditetapkan,” sambung Kombes Darmanto.

Tetapi usaha penyuapan lewat perantara AS ini tercium dan MHD beserta AS dan AD ditetapkan tersangka sejak 2010 lalu. Penyidik mengalami kendala untuk membawa para tersangka ke persidangan.

“Sekarang sudah P21 dari Kejaksaan Tinggi Kalsel kemarin hari selasa tapi belum ditahan kaitannya dengan masalah izin. Kendalanya juga bolak balik Kejaksaan P19 sampai 5 kali,” tambah dia.

Polisi mengenakan pasal 5 ayat 1, ayat 2 UU tipikor 20 tahun 2001. Pada akhirnya izin perusahaan tambang batu bara milik wali kota Banjarmasin pun dicabut.(Okz)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here