Walkot Blitar dan Bupati Tulungagung Segera Diadili

Posted by on Oct 08, 2018 | Leave a Comment

Jakarta – KoranAntiKorupsi Berkas lima tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di Pemkot Blitar dan Pemkab Tulungagung sudah rampung. Dalam waktu dekat, kelimanya segera disidang.

Lima orang itu adalah Wali Kota Blitar nonaktif, Muhammad Samanhudi Anwar, Bupati Tulungagung nonaktif, Syahri Mulyo, Kadis PUPR Tulungagung Sutrisno, dan dua pihak swasta Agung Prayitno serta Bambang Purnomo.

“Kamis (4/10) dilakukan penyerahan barang bukti dan 5 tersangka dalam perkara suap terkait proyek pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar, kepada penuntut umum atah tahap 2,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (5/10).

Febri mengatakan, sidang rencananya akan dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

“Perkara dipisah menjadi dua perkara, kasus suap untuk Bupati Tulungagung dan pihak-pihak terkait lainnya, kemudian kasus suap terhadap Wali Kota Blitar dan pihak terkait lainnya,” kata Febri.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota nonaktif Blitar M Samanhudi Anwar (MSA) dan Bupati nonaktif Tulungagung Syahri Mulyo (SM) sebagai tersangka dugaan penerimaan hadiah atau janji.

Wali Kota Blitar ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan dua pihak swasta, yakni Bambang Purnomo (BP) dan Susilo Prabowo yang juga selaku kontraktor.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka suap terkait ijon proyek pembangunan Sekolah Lanjutan Pertama di Blitar dengan nilai kontrak Rp 23 miliar. Diduga Wali Kota Blitar menerima pemberian dari Susilo melalui Bambang senilai Rp 1,5 miliar.

Uang Rp 1,5 miliar tersebut bagian dari 8 persen yang menjadi bagian untuk Wali Kota dari total fee 10 persen sesuai yang disepakati. Sedangkan 2 persennya akan dibagikan kepada dinas.

Sedangkan Bupati Tulungagung ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Sutrisno (SUT), dan dua pihak swasta, Agung Prayitno (AP) dan Susilo Prabowo (SP).

Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembangunan peningkatan jalan pada Dinas PUPR kabupaten Tulungagung. Diduga pemberian dari Susilo kepada Bupati Tulungagung sebesar Rp 1 miliar.

Uang Rp 1 miliar itu merupakan pemberian ketiga. Sebelumnya Bupati Tulungagung sudah menerima Rp 500 juta, dan Rp 1 miliar. Total peneriman uang kepada Bupati Tulungangung Rp 2,5 miliar.

Kaitan dua kasus ini lantaran pihak pemberinya sama, yakni Susilo Prabowo. Susilo ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus.(MC/IN)

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here