Warga Protes Proyek Distarukim Gunungsitoli

Posted by on Sep 30, 2013 | Leave a Comment

Gunung Sitoli – Kpkpos  Warga Desa Onozitoli Kecamatan Gunungsitoli menyoroti proyek pembangunan jalan setapak yang berlokasi di Desa Onozitoli yang dikerjakan oleh CV Delta Trisna Mandiri.

Proyek ini bersumber dari dana DBH Provinsi Tahun Anggaran 2013 dan ditangani oleh Dinas Tarukim Kota Gunungsitoli. Proyek ini seyogianya sudah selesai 20 September 2013 tetapi masih belum rampung.

Menurut penjelasan dari warga Desa Onozitoli yang di konfirmasi KPK Pos di lokasi proyek, Kamis (26/9), menyebutkan pembangunan jalan setapak ini sebagaimana rencana awal dan telah tertera juga pada papan proyek, bahwa pekerjaan dimulai dari depan rumah Ina Deli Lase menuju losd gereja BNKP.

Tetapi dalam pelaksanaan di lapangan berubah arah dan dialihkan mulai dari losd gereja BNKP  sehingga tindakan ini selain sudah menyimpang dari rencana sebelumnya.

Bahkan ada pekerjaan yang tidak termasuk dalam bestek yakni jalan setapak di belakang rumah Ama Nita Halawa tetapi justru itu yang dikerjakan pemborong. Akibatnya panjang jalan terpaksa mundur kebelakang sehingga merugikan warga yang sebelumnya sudah berharap jalan didepan rumah mereka dibangun.

Kemudian, ukuran lebar badan jalan bervariasi ada yang berukuran  1,3 meter hingga 2,3 meter demikian juga pada pengerjaan dwiker plat yang mana ketebalan semen lantai dasar dwiker sangat tipis ditambah lagi pengecoran dilakukan pada saat air masih mengalir,katanya.

Demikian juga pengecoran pada bagian atas dwiker dikerjakan sepotong-sepotong tidak sekaligus yakni  hari ini setengah dikerjakan dan besoknya setengah lagi sehingga mutunya diragukan.

Selanjutnya, ada parit kecil yang dibangun dan diarahkan ke rumah salah satu warga setempat tanpa terusan (buntu paritnya-red) sehingga bakal mengancam rumah tersebut apabila tidak segera dibongkar padahal tidak ada dalam item pekerjaan.

Pemimpin Pelaksana Kegiatan (PPK), Prory E.Purba,ST yang dikonfirmsi KPK Pos di Dinas Tarukim Kota Gunungsitoli Kamis (26/9) mengakui bahwa sebagian badan jalan tersebut dialihkan ketempat lain karena ada segelintir warga yang  keberatan dan tidak memperkenankan pmborong melanjutkan pekerjaan dilapangan.

Daripada terjadi konflik dan volume pekerjaan tidak berkurang maka untuk mengantisipasi hal itu kita mengambil jalan pintas,ujarnya.

Pada kesempatan itu, PPK berjanji akan membongkar parit yang ada didekat rumah A.Ilka Gea  karena selain tidak ada dalam item pekerjaan juga dapat mengancam keselamatan rumah penduduk apabila dibiarakan,katanya.

Leave a comment

 
Enter Analytics/Stat Tracking Code Here